WBP Lapas Lubukpakam Jual Pot Bunga Karya Sendiri
DELISERDANG
- Lapas
Lubukpakam ternyata memiliki Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang kreatif
hingga mampu memproduksi dan menjual pot bunga sendiri.
Sedangkan
konsumen atau pembelinya ialah keluarga WBP yang sedang berkunjung.
Bahkan saat ini pot bunga hasil karya WBP akan
dijual Kepala Lembaga Pemasyarakatan
(Kalapas) Lubukpakam, Prayer Manik mengatakan pihaknya tidak membatasi
kreatifitas dari para WBP di lapas yang ia pimpin. "Kita memberi kebebasan
mereka mau membuat apa yang penting masih positif," ujar Prayer, Kamis
(11/10/2018).
Para
WBP, lanjut Prayer menjelaskan, hanya cukup memberitahukan ke dirinya atau ke
petugas Lapas Pakam apabila memiliki ide kreatif yang nantinya akan menjadi
usaha mereka saat sudah bergabung dengan masyarakat banyak setelah selesai
menjalani proses hukum. "Selain pot bunga, sudah banyak ide kreatif WBP
yang kita dukung, seperti menjahit dan buka bengkel," jelasnya.
Disebutkan
Prayer, dirinya membebaskan para WBP untuk menyalurkan hobi yang positif.
Karena,
selain mempunyai ide kreatif para WBP juga yang memiliki hobi bermusik akan
disupport. "Kita sudah punya alat musik sendiri yang biasanya digunakan
para WBP yang doyan nge-band. Jadi kita berikan mereka waktu dan tempat untuk
menyalurkan hobi mereka," sebut orang nomor satu di Lapas Lubukpakam ini.
Harga
Pot lebih Murah
Untuk
pot bunga, Prayer mengungkapkan, WBP menjualnya dengan harga 25 ribu rupiah dan
harga tersebut lebih murah 5 ribu rupiah dari harga biasa. "Uangnya nanti
akan diberi kepada WBP setelah dikurangi harga modal untuk pembuatan pot bunga
di sini," ungkapnya.
Oleh karena itu, kata Prayer, dirinya sangat
senang melihat WBP yang mempunyai ide kreatif atau hobi sehingga bisa membuat
mereka tidak bosan menjalani aktivitas selama berada di Lapas. "Ini
merupakan tempat terbatas. Kalau mereka tidak dididik di sini, takutnya setelah
mereka bergabung kembali ke masyarakat, mereka tidak tahu mau berbuat apa. Maka
dari itu, saya merasa senang dan kita support ide-ide kreatif mereka
(WBP)," tandasnya.
Sumber : www.gosumut.com

Komentar
Posting Komentar