Postingan

Menampilkan postingan dengan label lapas

Khalil Asyari Resmikan Pondok Pesantren Terpadu AL-MUBAROQ Lapas Kelas II A Pamekasan

Gambar
Wakil Bupati Pamekasan Khalilul Asyari meresmikan Pondok Pesantren Terpadu AL-MUBAROQ Lapas Kelas II A Pamekasan Pamekasan, (Media Madura) – Wakil Bupati Pamekasan Khalil Asy’ari meresmikan pondok pesantren terpadu AL-MUBAROQ Lapas Kelas II A Kabupaten Pamekasan Rabu (28/2/2018). Dalam sambutannya, Khalil Asyari sangat mengapresiasi tujuan yang telah dilakukan Lapas Kelas II A Pamekasan, karena telah membangun pondok pesantren untuk para nara pidana (napi) di lapas. “Semoga para santri atau napi yang ada di dalam lapas ini setelah bebas nanti menjadi pribadi yang semakin baik, dan dapat diterima dengan baik di tengah – tengah masyarakat” sambut Wabup Pamekasan. Menurutnya proses pembinan berbasis pondok pesantren terhadap warga binaan Lapas Pamekasan ini merupakan pilihan yang sangat tepat, serta sejalan dengan kondisi sosial masyarakat Madura yang sangat religius. “Saya berharap Lapas kelaa II A ini sebagai salah satu institusi yang mampu mendidik warga binanan yang berku...

Punya Hak Suara, 11 Napi Lapas Bontang Rekam E-KTP

Gambar
Penghuni Lapas Kelas IIIA Bontang antre merekam E-KTP di Lapas, Selasa (27/2/2018). Foto: KLIKBONTANG/Zaenul KLIK BONTANG.COM  - Sebanyak 11 orang narapidana merekam Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) di Lapas Kelas III A Kota Bontang, Kelurahan Bontang Lestari, Selasa (27/2/2018). Ini agar penghuni lapas bisa menggunakan hak suaranya di Pilgub Kaltim nanti. Kepala Disdukcapil Bontang, Yulianti Nur menjelaskan dari ratusan warga Kota Taman yang ditahan di lapas ini ada 11 warga yang belum melakukan perekaman.  Sedangkan 40 lainnya telah melakukan perekaman namun belum mendapatkan surat keterangan telahbmelakukan perekaman. “Hari ini ada 11 orang yang akan direkam,” ungkapnya saat ditemui usai perekaman di Lapas Kelas II Bontang jalan Moeh Roem, Kelurahan Bontang Lestari. Usai merekam, ke-11 napi ini bakal mendapatkan KTP sementara, sedangkan 40 lainya akan dikroscek terlebih dahulu sebelum diberikan surat keterangannya. “Secepatnya akan kami berikan surat ke...

Resmikan Play Land, Lapas Gunung Sugih Ciptakan Lapas Layak Anak

Gambar
Taman bermain di Lapas Sugih, Lampung Tengah yang bisa memanjakan pengunjung yang membawa anak mereka JAKARTA  – Guna mendukung dan memenuhi hak anak, Lapas Gunung Sugih membangun Play Land (Arena Bermain Anak) di Area Ruang Kunjungan Lapas Gunung Sugih, Lampung Tengah. Play Land  merupakan arena bermain khusus anak yang berisi berbagai permainan anak-anak, yang tentunya ramah lingkungan. Play Land dirancang bagi anak-anak untuk melakukan aktivitas bermain. “Dengan cara ini, para anak yang mengunjungi orang tuamya di Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) tidak memunculkan trauma buruk, justru sebaliknya, ” kata Kepala Lapas Klas III Gunung Sugih, Syarpani pada saat Peresmian Play Land (Arena Bermain Anak) di Area Ruang Kunjungan Lapas. Seperti dikutip dalam siaran pers Ditjen Pemasyarakatan (Pas), Syarpani menjelaskan sesuai dengan pernyataan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Lapas berkomitmen melindungi anak dari segala bentuk kekerasan fisik, psikolog...

Narapidana yang Rajin Baca Tulis akan Dipertimbangkan Dapat Remisi

Gambar
Ilustrasi belajar Liputan6.com, Maros -  Bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang rajin membaca dan menulis buku selama di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) diusulkan mendapatkan remisi. Usulan disampaikan langsung oleh budayawan sekaligus sastrawan Arswendo Atmowiloto dalam kegiatan bertajuk Aksi Literasi Menuju Remisi di Aula Lapas Maros Sulawesi Selatan. Menurut Arswendo, tempat terbaik untuk jadi pengarang adalah di dalam lapas. Karena, keberagaman para WBP yang memiliki berbagai latar belakang dapat dijadikan tokoh menarik. Ada konflik dan ada keunikan materi, sehingga cerita yang berasal dari dalam Lapas akan menarik. "Literasi di dalam lapas memberikan kesempatan berprestasi bagi warga binaan. Saya setuju jika hal seperti ini diberikan remisi," kata budayawan asal Surakarta, Minggu, 25 Februari 2018. Budayawan Arswendo mengingat pernah menulis di dalam lapas saat menjalani pidana di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salemba ...

Awasi Situasi Rutan dan Lapas di Sumut, Kemenkumham Dirikan Central Monitoring System

Gambar
Sejumlah pegawai Kanwil Kemenkumham Sumut mengamati monitor yang menampilkan situasi terkini di sejumlah Rutan dan Lapas yang ada di Sumut dari dalam ruang Central Monitoring System (CMS) .  TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN -  Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sumatera Utara mendirikan Central Monitoring System (CMS) yang terhubung langsung dengan sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT) yaitu Rumah Tahanan Negara (Rutan) dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Sumut. CMS itu dibuat bertujuan untuk memantau segala aktifitas yang terjadi di Rutan atau Lapas yang ada di Sumut. Humas Kanwil Kemenkumham Sumut, Josua Ginting, mengatakan peresmian CMS tersebut dilakukan langsung oleh Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna Laoly pada Senin (19/2/2018) lalu. Monitoring melalui CMS ini merupakan inovasi baru dari Kakanwil, Liberti Sitinjak untuk mempermudah pengawasan setiap UPT. “CMS ini merupakan salah satu bentuk pengawasan dan pemantauan kondisi Lapa...

Radio Lapas Batam Bisa Diakses Melalui Facebook

Gambar
batampos.co.id  – Lembaga Pemasayarakat (Lapas) kelas II A Batam di Tembesi memiliki sarana penyampai informasi kepada warga binaan. Adalah radio Lapas Batam yang bisa diakses oleh siapa saja melalui akun Facebook Radio Lapas Batam. Melalui siaran radio tersebut warga binaan bisa saling menyapa dengaan sesama warga binaan yang di blok lain ataupun keluarga dan kerabat di luar Lapas. Kalapas Batam Surianto menuturkan, media penyampai informasi itu menjadi sarana yang cukup penting untuk meningkatkan kekompakan dan keamanan di dalam Lapas. Kesuntukan warga binaan yang bisa menyulut terjadinya keributan teratasi dengan baik melalui radio tersebut. “Ini bisa jadi sarana yang penting di sini. Saat mereka suntuk atau terbawa suasana yang tidak menyenangkan, kami hibur mereka dengan program saling sapa melalui radio ini. Mereka bisa menyapa atau titip salam bagi keluraga di luar ataupun sesama mereka di dalam,” tutur Surianto. Radio yang sudah ada sejak tahun 2013 lalu itu kini di...

Besok, Lapas Maros Gelar Temu Literasi Sulselbar, Ini Daftar Pejabat yang Akan Hadir

Gambar
Undangan untuk menghadiri kegiatan temu Literasi se-Sulawesi Selatan dan Barat oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II A Maros bersama Pustaka Jeruji, Yayasan Kerja Bersama Untuk Semesta (Yakubus) dan beberapa instansi lainnya.  TRIBUN0-TIMUR.COM, MAROS  - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II A Maros bersama Pustaka Jeruji, Yayasan Kerja Bersama Untuk Semesta (Yakubus) dan beberapa instansi lainnya menggelar temu Literasi se-Sulawesi Selatan dan Barat, mulai pukul 8.00 wita, Sabtu (24/2/2018) besok. Kalapas Maros, Warsianto mengatakan, setelah kegiatan temu Literasi, kegiatan dilanjutkan round table discussion yang bertema 'Gerakan Untuk Aksi Menuju Remisi dari Maros untuk Indonesia'. Dia berharap, warga Maros menghadiri kegiatan yang digelar di Lapas Klas II A Maros, jalan Raya Kariango, Desa Bonto Matene, Kecamatan Mandai. Namun sebelum hadir, warga harus mengkonfirmasi panitia di nomor WhatsApp, 081342028842. "Besok, kegiatan dimulai dengan L...

Mari Cicipi Jajan Bikinan Warga Binaan Lapas Batam

Gambar
Batampos.co.id –  Lembaga pemasyarakatan (lapas) ternyata tak seseram apa yang dibicarakan orang banyak. Ternyata suasana Lapas tidak jauh beda dengan sebuah perkampungan kecil. Layaknya warga biasa, mereka juga berbisnis, meski di bawah penjagaan ketat. Ruangan berukuran 4×5 meter di sisi kiri Lapas Barelang, Batam terlihat berbeda dari ruangan lainya. Baik dari auranya, suasananya, pemandangan hingga aromanya. Ketika Batam Pos, berkunjung, Kamis (22/1), Suasana hangat dan ramai tercipta di ruangan itu, pekerja misalnya melempar tepung ke sesama pekerja, lalu dibalas, namun tidak sampai gaduh. Mereka bercanda, melepas kecanggungan satu sama lain. Sementara suara mesin mixer terdengar lembut. Aroma ruangan itu, baunya khas, layaknya gerai-gerai roti. Di dalam ruangan itu, laki-laki berjumlah delapan orang itu tampak tengah beraktivitas. Mereka mengenakan celemek warna biru, terlihat seperti chef, tapi mereka memang chef, sebab di ruangan itu mereka memproduksi roti dan...

Napi Rajin Membaca dan Menulis Buku Diusulkan Dapat Remisi

Gambar
Arswendo Atmowiloto (tertawa)  Foto: mahkamahkonstitusi.go.id REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Budayawan Arswendo Atmowiloto mengusulkan agar narapidana yang rajin membaca dan menulis buku selama di lembaga pemasyarakatan (Lapas) sebaiknya diberikan remisi. Hal itu disampaikannya ketika menjadi pemateri pada acara Aksi Literasi Menuju Remisi di Aula Lapas Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (24/2). Menurut Arswendo, tempat terbaik untuk menjadi pengarang itu ada di dalam lapas karena keberagaman napi dari berbagai latar belakang dapat dijadikan tokoh menarik. Kemudian ada konflik dan ada keunikan materi, sehingga cerita di lapas pasti menarik. "Literasi di lapas itu memberikan kesempatan berprestasi bagi warga binaan, dan saya setuju jika hal seperti ini diberikan remisi," katanya. Menurut Arswendo untuk jadi penulis buku di lapas itu tidak perlu nama besar. Ia menyebutkan, selama menjadi napi, tulisannya tetapnaik di media dengan memakai nama samaran. ...

Bahaya Narkoba, BNNP Gelar Sosialisasi di Lapas Pangkal Pinang

Gambar
PANGKAL PINANG  – Bertempat di Lembaga Pemasyarakatan kelas II A. Pangkalpinang, Rabu(21/2/18), BNNP Propinsi Bangka Belitung gelar sosialisasi terkait bahaya Narkoba serta dampak dari pengaruh obat terlarang. Kegiatan ini merealisasikan tindak lanjut dari Rapat Kerja di Kantor wilayah Kemenkumhan Babel antara divisi pemasyarakatan dengan instansi penegak hukum yang terkait beberapa waktu yang lalu. Peserta yang mengikuti kegiatan penyuluhan tersebut sebanyak 90 orang dari instansi Kementerian Hukum dan HAM sendiri dan para CPNS, sedangkan narasumber dari BNNP Propinsi Eka Agustina, SKM, Nur Rofingah, S.Psi serta dihadiri Kepala Divisi Pemasyarakatan Suharman dan Kabid Reg. Pembinaan Ida Bagus Ardana. “Dengan dilaksanakannya sosialisasi ini diharapkan petugas pemasyarakatan mengerti akan dampak Narkoba, jenis2nya, dan tata cara menyelundupkannya. Sehingga lebih waspada dalam melaksanakan tugas kesehariannya,” jelas Suharman. Dengan begitu Kepala Divisi Pemasyarakatan,...

Pentas Seni di Lapas, Seperti Apa Ya?

Gambar
Warga binaan Lapas Anak Wanita Tangerang ngabuburit bersama. (Liputan6.com/Pramita Tristiawati) Liputan6.com, Jakarta -  Pentas seni di sekolah atau kampus, sudah biasa. Tapi seperti apa jadinya jika pentas seni diadakan di lapas? Narapidana rumah tahanan negara (rutan) dan lembaga pemasyarakatan (lapas) seluruh Banten Raya, mengikuti pentas seni di Lapas Pemuda Tangerang, Kamis 22 Februari 2018 kemarin. Pentas seni ini tak ubahnya, di sekolah atau kampus. Hanya saja, acara ikut digelar, diikuti, dan menampilkan kreasi seni warga binaan Lapas Pemuda Tangerang, Lapas Tangerang, Lapas Perempuan Tangerang, Lapas Anak Wanita Tangerang, Rutan Rangkasbitung, dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak Tangerang. Pentas seni di lapas tersebut meriahkan dengan  standup comedy , pertunjukan tari, dan penampilan musik dangdut dari Bellinda, Nesia Junior serta Vania Gemash. Melalui pentas seni bertema "Jiwa Pemuda Antinarkoba" ini, mereka ingin menunjukkan, warga bina...

Lapas Pemuda Tangerang Gelar Pentas Seni Warga Binaan

Gambar
Bisnis.com,  JAKARTA--- Lembaga Permasyarakatan Pemuda Kelas IIA Kota Tangerang, Banten, menggelar pentas kesenian diisi oleh para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang berasal dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) se-Provinsi Banten, diselenggarakan pada Kamis, (22/2/2018). Direktur Pelayanan Tahanan dan Pengelolaan Benda Sitaan dan Barang Rampasan Negara Wahiddin mengatakan kegiatan pentas seni kreatif yang dilakukan di Lapas Pemuda Kelas IIA Kota Tangerang ini bertujan memberikan kesempatan bagi para napi menunjukkan keahliannya dalam bidang kesenian. “Para WBP dari seluruh Banten membuktikan kepada masyarakat bahwa mereka bukanlah sampah masyarakat. Namun manusia-manusia juga memiliki jiwa kreatifitas seni,” tuturnya dalam keterangan tertulis. Pentas kesenian bertema "Jiwa Pemuda Anti Narkoba”, di antaranya menampilkan kreasi seni WBP dari Lapas Pemuda Tangerang, Lapas Tangerang, Lapas Perem puan Tangerang, Lapas Anak Wanita Tangerang...

Cegah Napi Kambuhan, Lapas Tangerang Edukasi Melalui Kegiatan Seni

Gambar
Ilustrasi (Foto: Ist) TANGERANG  - Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pemuda Kota Tangerang menggelar pentas seni untuk para narapidana seluruh Provinsi Banten. Kegiatan tersebut untuk memberikan kesempatan kepada para narapidana untuk unjuk kebolehan. "Disinilah kita mengapresiasi seluruh kesenian yang akan ditampilkan oleh seluruh napi. Kapan lagi kalau enggak sekarang. Mari kepada masyarakat jangan abaikan mereka (napi) yang masih punya potensi kembali ke masyarakat yang lebih baik lagi," kata Direktur Pelayanan Tahanan dan Pengelolaan Benda Sitaan dan Barang Rampasan Negara, Wahiddin di Lapas IIA Pemuda Kota Tangerang, Kamis (22/2/2018). Kegiatan tersebut, sambung Wahiddin, diharapkan dapat membuat narapidana ketika keluar dari lapas tidak mengulangi kembali perbuatan buruknya. Sementara, Kepala Lapas Kelas IIA Pemuda Tangerang menilai, kegiatan tersebut salah satu agenda agar para napi selalu berpikir positif dalam menjalani kehidupan. Selain kegiatan...

Narapidana Se-Banten Raya Gelar Pentas Seni di Lapas Pemuda Tangerang

Gambar
Narapidana pemuda se-Banten Raya menggelar pentas seni di Lapas Tangerang, Kamis (22/2/2018)  TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  - Pentas seni narapidana rumah tahanan negara (rutan) dan lembaga pemasyarakatan (lapas) se-Banten Raya menguncang Lapas Pemuda Tangerang, Kamis (22/2/2018). Para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dari seluruh Banten membuktikan kepada masyarakat bahwa mereka bukanlah sampah masyarakat, namun manusia-manusia berjiwa kreativitas seni Bertema "Jiwa Pemuda Anti Narkoba," pentas seni narapidana menampilkan kreasi seni WBP Lapas Pemuda Tangerang, Lapas Tangerang, Lapas Perempuan Tangerang, Lapas Anak Wanita Tangerang, Rutan Rangkasbitung, dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak Tangerang. Acara juga meriahkan dengan stand-up comedy, dance performance, serta penampilan dangdut dari Bellinda, Nesia Junior, dan Vania Gemash. Direktur Pelayanan Tahanan dan Pengelolaan Basan Baran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Wahiddin, berharap stigma bahwa WBP di lapas s...

BNN Sosialisasikan Bahaya Narkoba Bagi Pegawai Lapas

Gambar
Suasana sosialisasi bahaya dan dampak narkoba bagi para pegawai Lapas klas II Pangkalpinang dan LPP klas III Pangkalpinang BANGKAPOS.COM,BANGKA -  Genderang perang terhadap kejahatan narkoba sampai saat ini masih terus dilakukan oleh intansi terkait, hal tersebut tak lain lantaran narkoba dianggap oleh pemerintah sebagai musuh bangsa. Seperti halnya pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Pangkalpinang bekerja sama dengan pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pangkalpinang, Rabu (21/2/2018) menggelar kegiatan sosialisasi tentang bahaya narkoba. "Kegiatan sosialisasi soal narkoba itu dilaksanakan di gedung Lapas Kelas II Pangkalpinang yang diikuti khusus pegawai di lingkungan internal Lapas setempat," kata Kepala Divisi Pemasyarakatan, Kementerian Hukum & Hak Azasi Manusia (HAM) wilayah provinsi kep Babel, Suharman SH MH dalam press release yang diterima bangkapos.com, Rabu (21/2/2018) malam. Dalam kegia...

Santri Warga Binaan Pemasyarakatan Diwisuda

Gambar
MALANG - Suasana Lapas Klas I Lowokwaru Malang berubah lebih relijius pada Selasa (20/2). Sebanyak 33 santri yang berasal dari Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) menjalankan wisuda guru Al-Quran setelah berhasil lolos dalam pembelajaran selama tiga bulan. Bekerjasama dengan MUI Kota Malang, Lembaga Amil Zakat, Yayasan Amal Aosial Ash Shohwaha (YASA Malang) dan UMMI Foundation, Lapas Klas I Malang mendidik sebanyak 251 WBP yang sudah terseleksi untuk menjadi santri di Pondok Pesantren (Ponpes) At Taubah yang ada di dalam Lapas. Ketua Panitia Wisuda Guru Al Quran, Syukron Jamban mengatakan, saat ini, jumlah total WBP yang ada di lapas tersebut berjumlah sekitar 2.509 orang. Sebanyak 1.218 orang adalah WBP dengan kasus narkoba. Sebelum menjaring santri, pihaknya melakukan beberapa seleksi dan assesment bagi para santri tersebut sehingga, berhasil terpilih sebanyak 251 orang santri. “Harapan kami ke depan bisa mencapai hingga 400 orangatau lebih. Kami berharap, bisa le...