Ditjen Pemasyarakatan Akan Gelar Festival Kesenian Narapidana
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pemasyarakatan
Marjoeki mengatakan bahwa tema yang diusung dalam acara tersebut adalah
Bhinneka Tunggal Ika.
Hal itu diungkapkan Marjuki usai pembukaan Pekan
Olahraga DalamRangka Hari Bakti Pemasyarakatan ke-54 di kantor Ditjen PAS
Kemenkumham, Jakarta Pusat, Jumat (13/4/2018).
"Mengusung tema Bhinneka Tunggal Ika,
penyelenggaraan IPA Fest 2018 ini merupakan hasil pembinaan kepribadian
kemandirian dengan balutan seni budaya yang akan disuguhkan oleh narapidana
dari seluruh nusantara," kata Marjuki.
Acara yang pertama kalinya diadakan Ditjen PAS ini
mayoritas akan diisi perwakilan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dari seluruh
Indonesia.
Acara tersebut akan menampilkan berbagai pertunjukan
kesenian modern dan tradisional seperti seni tari, musik, serta teater.
Dalam acara tersebut WBP juga akan menampilkan sebuah
drama musikal berjudul "Merah Putih Narapidana, Kami Berkarya Maka Kami
Ada".
Ditjen PAS juga akan menyelenggarakan pemecahan rekor
Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk kegiatan membasuh kaki orang tua secara
serentak di Lembaga Pemasyarakatan Pembinaan Khusus Anak (LPKA) se-Indonesia
dalam acara Family and Society Gathering.
Selain itu Ditjen PAS juga akan menampilkan pameran
seni rupa karaya narapidana seperti pameran fotografi, arsip dan foto sejarah
Pemasyarakatan, pemutaran film, hingga festival kuliner dan talkshow.
Rencananya, dalam talkshow tersebut Ditjen PAS akan
mengundang budayawan Emha Ainun Nadjib dan sejarahwan Hilmar Farid yang akan
dimoderatori oleh Cak Lontong.
IPA Fest 2018 akan dibuka oleh Wakil Presiden Jusuf
Kalla.
IPA Fest 2018 merupakan bagian dari rangkaian
peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-54 yang diselenggarakan sejak 3 sampai
27 April 2018.
Untuk itu, Marjuki berharap agar penyelenggaraan IPA
Fest 2018 dapat memberikan motivasi bagi WBP agar terpacu menjadi lebih baik.
"Kami berharap agar penyelenggaraan IPA Fest
2018 dapat memberikan motivasi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan agar terpacu
menjadi lebih baik dan dapat mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam
program pembinaan WBP," ungkap Marjuki.
Sumber : http://www.tribunnews.com
Komentar
Posting Komentar