Ngamuk, Napi Nusakambangan Rusak Fasilitas Lapas
Ngamuk, Napi Nusakambangan Rusak Fasilitas Lapas
Rabu, 1 Januari 2014
INILAH.COM, Jakarta - Tak terima rekan
satu sel dipindah ke sel lain, puluhan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan
(Lapas) Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, mengamuk, Selasa (31/12/2013)
malam.
Mereka merusak semua fasilitas lapas
yang ditemui. Beruntung aksi tersebut dapat segera diredam, setelah aparat
kepolisian dan TNI turun tangan.
Petugas pun langsung melakukan
sweeping guna mencari pemicu keributan. Seluruh isi kamar para narapidana juga
turut dikeluarkan dan dibakar.
Tindakan aparat gabungan itu untuk
mencegah kerusuhan yang lebih besar. Apalagi, beredar informasi yang
menyebutkan sejumlah napi terorisme merakit bom molotov di dalam penjara.
Insiden mengamuknya para napi karena
salah satu napi teroris pelaku bom buku yakni Pepi Fernando dipindahkan ke
Lapas Besi. Pemindahan tersebut membuat para napi terutama napi kasus terorisme
marah, dan mengamuk hingga merusak sejumlah fasilitas lapas.
Dari hasil sweeping tersebut petugas
menyita barang bukti berupa empat butir peluru tajam, dua butir peluru hampa,
belasan selongsong peluru, serta anak panah dari salah satu kamar napi. Petugas
juga menyita puluhan senjata tajam, puluhan handphone, uang puluhan juta
rupiah, serta satu paket sabu.
"Sejak satu bulan ini tindakan mereka
sudah meresahkan, karena mereka sudah menyiapkan bom. Sebelum didahuli mereka,
kita bersihkan dulu," kata Kapolres Cilacap, AKBP Andry Triaspoetra.
Hingga malam ini kondisi LP Batu
Nusakambangan sudah terkendali, namun petugas Polres Cilacap serta anggota TNI
dari Kodim Cilacap masih melakukan penjagaan ketat.
Komentar
Posting Komentar