Dirjen PAS Nilai Jeruji Besi Tak Halangi Napi untuk Berkontribusi

Direktur Jenderal Pemasyarakatan I Wayan Dusak memberikan keterangan kepada media tentang Napi Craft, Jakarta, Senin (7/11/2016)
Direktur Jenderal Pemasyarakatan I Wayan Dusak memberikan keterangan kepada media tentang Napi 
JAKARTA, KOMPAS.com – Direktur Jenderal Pemasyarakatan I Wayan Dusak mengatakan, narapidana tetap dapat mengasah kreativitasnya dan membantu pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Hal itu, menurut dia, dapat dilihat pada pameran Napi Craft 2016.
“Jeruji besi tidak menghalangi semangat warga binaan untuk tetap berkontribusi dan berkreasi dalam meningkatkan perekonomian negara,” kata Wayan di kantor Ditjen Pemasyarakatan, Jakarta, Senin (7/11/2016).
Napi Craft rencananya akan berlangsung selama empat hari, sejak tanggal 10 November 2016 di Plasa Grand Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama Ditjen PAS dengan Yayasan Second Change.
Napi Craft akan menampilkan sekitar 360 produk unggulan narapidana yang terdiri dari produk fashion, kerajinan tangan, kuliner, dan mebel.
Produk narapidana tersebut berasal dari 23 Divisi Pemasyarakatan dan didukung oleh 50 mitra Usaha Kecil Menengah di Indonesia.
Wayan menuturkan, Napi Craft bertujuan untuk menumbuhkan motivasi jiwa wirausaha bagi narapidana.
Selain itu, kata dia, kegiatan tersebut berguna untuk menyosialisasikan dan mempromosikan produk unggulan narapidana kepada masyarakat.
“Mewujudkan peluang baru yaitu terbukanya mitra kerja baru dan terwujudnya laporan kerja bagi narapidana,” ucap Wayan.
Wayan berharap kegiatan Napi Craft dapat mengembangkan potensi kreatif narapidana. Dengan begitu, lanjut dia, narapidana tidak akan melanggar hukum di kemudian hari.
“Bentuk manusia mandiri, tidak ulangi tindak pidana dan berperan aktif dalam pembangunan nasional,” ujar Wayan.
Sumber : kompas.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

30 Pegawai Lapas Dan Rutan Dilatih Kesamaptaan

Kuatkan Nilai Pancasila, BPIP Perlu Payung Hukum Berupa UU

Denny Menjawab SMS Anda