Kemenkumham Anggarkan Rp 52 Miliar Bangun Infrastruktur di Dua Lapas Papua
| Sekretaris Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham RI Sri Puguh Budi Utami yang didampingi Kepala Kanwil Kemenkumham Papua Abner Banosro |
JAYAPURA, KOMPAS.com- Hal ini disampaikan Sekretaris Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham RI
Sri Puguh Budi Utami saat ditemui di kantor Kanwil Kemenkumham Papua di
Kota Jayapura, Jumat (2/9/2016).
Sri mengatakan, perbaikan dan penambahan blok tahanan terlaksana di
Lembaga Pemasyarakatan Klas I A Abepura dan Lembaga Pemasyarakatan Klas I
B Wamena.
“Dengan adanya perbaikan dan penambahan blok tahanan, maka kapasitas
di Lapas Abepura bertambah hingga 130 orang, sedangkan di Lapas Wamena
sekitra 100 orang,” kata Sri.
Ia pun menuturkan, tujuan Kemenkumham menganggarkan dana puluhan
miliar untuk perbaikan dan penambahan blok tahanan demi mengantisipasi
masalah kelebihan kapasitas daya tampung di kedua lapas tersebut.
“Papua menjadi prioritas dari pemerintah pusat untuk pembangunan
infrastruktur. Papua termasuk 22 provinsi yang mendapatkan dana untuk
perbaikan infrastruktur. Sementara 11 provinsi lainnya belum mendapatkan
dana tersebut,” tuturnya.
Ia pun menyatakan, Kemenkumham juga fokus untuk mengatasi masalah
kekurangan petugaskeamanan yang selama ini menjadi salah satu penyebab
masalah kaburnya narapidana atau tahanan dari lapas di Papua.
Rencananya, lanjut Sri, Kemenkumham menambah jumlah petugas keamanan
pada tahun depan. Namun pihaknya belum bisa memastikan berapa jumlah
petugas yang dibutuhkan pada tahun depan.
"Masalah kekurangan petugas juga terjadi di daerah lainnya. Kami
hanya memiliki 30.000 tenaga yang meliputi petugas administrasi dan
keamanan di 613 unit kerja Ditjen Pemasyarakatan,” paparnya.
Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Papua Abner Banosro mengapresiasi
kebijakan pemerintah untuk membangun infrastruktur di dua lapas itu.
“Selama ini belum ada masalah kelebihan daya tampung narapidana di
seluruh lapas di wilayah kerja di Papua. Namun, kebijakan ini sangat
penting untuk mengantisipasi masalah ini,” tambahnya.
Sumber: Kompas.com
Komentar
Posting Komentar