Napi Tidur Sambil Duduk, Puluhan Narapidana Dipindahkan ke Lapas Balikpapan
| Seorang napi berpelukan dengan sanak keluarga sebelum masuk ke bus Polresta Samarinda |
Samarinda – Rutan Klas II A Samarinda terpaksa memindahkan narapidananya ke Lapas Klas II A Balikpapan, akibat membludaknya jumlah narapidana di rutan.
Sekitar pukul 09.00 wita pagi tadi, 41 napi yang terdiri dari 40 napi pria dan 1 napi wanita, secara bergiliran memasuki bus Polresta Samarinda untuk selanjutnya dibawa menuju ke Balikpapan.
Dari pantauan Tribunkaltim.co di rutan Sempaja, Jalan KH Wahid Hasyim, pemindahan para napi tersebut diiringi isak tangis haru oleh para keluarga yang telah menunggu di gerbang rutan.
Kepala Rutan Klas II A Samarinda, Nurwulanhadi Prakoso menjelaskan, pemindahan tersebut dilakukan akibat telah membludaknya narapidana, terlebih karena Lapas Narkotika dan Lapas Samarinda juga telah over kapasitas.
“Setiap bulannya kami sudah lakukan pemindahan narapidana ke lapas narkotika dan Lapas Samarinda, tapi karena di sana juga penuh, kami akhirnya pindahkan ke Lapas di Balikpapan, karena di sana masih banyak ruang,” tuturnya, Rabu (30/3/2016).
“Kami harus pindahkan mereka, karena saat ini narapidana ada yang tidur sambil duduk, kalau terus dibiarkan bisa terjadi gesekan dan keributan,” tambahnya.
Setelah 41 narapidana dipindahkan, saat ini terdapat 1.019 tahanan, bahkan jumlah tersebut masih melebihi kapasitas tampung, karena kapasitas tampung rutan hanya sebanyak 535 tahanan.(*)
Sumber : tribunkaltim.co
Komentar
Posting Komentar