Rupbasan Purwokerto Ujicobakan Aplikasi SIPBB
Purwokerto, INFO_PAS – Penandatangan MoU kerjasama
antara Kepala Rupbasan Purwokerto dengan Dekan Fakultas Teknik Unsoed
pada 27 Januari 2015 lalu telah membuahkan hasil yang sangat
menggembirakan. Jumat (11/9) kedua pihak telah melakukan ujicoba
aplikasi layanan pengelolaan basan baran berbasis web yang dinamakan
Sistem Pengelolaan Basan Baran (SIPBB).
Aplikasi ini adalah hasil inovasi dalam rangka pelaksanaan tugas dan
fungsi sehari-hari petugas Rupbasan Purwokerto dengan Fakultas Teknik
Unsoed Purwokerto yang berperan selaku programer pembuatan
aplikasi. “Tujuannya untuk mengoptimalisasikan fungsi dan tugas Rupbasan
Purwokerto terkait tantangan teknis kondisi keterbatasan, baik di pihak
rupbasan maupun jajaran, agar penyimpanan basan baran sesuai dengan
regulasi yang ada,” tutur Kepala Rupbasan Purwokerto, Muhamad Nurseha.
Dalam uji coba ini dilakukan simulasi layanan pengelolaan basan baran
dengan menggunakan teknologi informasi yang untuk sementara masih
dilakukan secara offline. Meskipun begitu, Kepala Rupbasan Purwokerto cukup puas dengan aplikasi yang ada walau kedepannya masih butuh penyempurnaan.
“Aplikasi SIPBB sangat bermanfaat sebagai terobosan untuk menghadapi
tantangan teknis pada layanan rupbasan. Penggunaannya mudah dioperasikan
untuk untuk memberikan pelayanan pengelolaan basan baran di Rupbasan
Purwokerto,” puji Nerseha.
Sebagai sarana pelayanan, keunggulan dari aplikasi ini diantaranya
antara lain: Semua barang yang disimpan di Rupbasan Purwokerto dapt
dijamin memilik kelengkapan administrasi; Membantu pihak berwenang untuk
menyimpan barang dengan mudah dan praktis tanpa harus datang/pergi ke
kantor rupbasan; Mengatasi tantangan jarak yang berjauhan antara kantor
rupbasan dan kantor stakeholder; Tukar informasi atas basan
baran menjadi sangat mudah terutama pihak yang berwenang dapat melihat
data barang miliknya setiap saat tanpa harus ke kantor rupbasan;
Rupbasan mudah untuk mendapatkan informasi status kewenangan atas
barang, dan masih banyak lagi keunggulan lainnya dibandingkan pelayanan
konvensional yang sangat bergantung pada intensitas petugas yang
terbatas.
“Kelebihan aplikasi ini diharapkan membantu stakeholder
dalam melaksanakan prosedur penyimpanan basan baran, khususnya dalam
melengkapi persyaratan administrasi penyimpanan basan baran,” tambahnya.
Aplikasi ini sendiri melibatkan user dari pihak yang
berwenang atas basan baran (kepolisian, kejaksaan, dan pengadilan
negeri) yang masing-masing mempunyai akun untuk dapat login ke aplikasi dengan pengamanan password sehingga data yang ada dapat dijamin keamanannya. Tampilan yang ada pada user
dapat dimanfaatkan pula untuk melihat notifikasi verifikasi dari
rupbasan serta informasi barang titipan mereka di Rupbasan Purwokerto.
Ketika stakeholder ingin menyimpan barang, mereka dapat
menginput data administrasi sebagai persyaratan penyimpanan basan di
rupbasan dalam bentuk file PDF sebagaimana prosedur yang telah ditetapkan oleh pihak rupbasan.
Adapun admin dari aplikasi ini adalah petugas Rupbasan Purwokerto.
Melalui tampilan pada admin, petugas rupbasan dapat dengan mudah
mengecek persyaratan administrasi serta dapat menginformasikan bahwa
permohonan penyimpanan basan baran dapat diterima atau ditolak sebelum
barang dibawa ke kantor rupbasan berdasarkan kelengkapan persyaratan
administrasinya.
Setelah persyaratan administrasi diterima, maka proses dilanjutkan ke
tahap proses serah terima fisik barang sebagaimana SOP penerimaan basan
baran sesuai pedoman/regulasi yang berlaku.
“Terciptanya aplikasi ini merupakan bukti komitmen dari petugas
Rupbasan Purwokerto untuk melaksanakan penguatan fungsi dan tugas
rupbasan dalam rangka penyimpanan basan baran,” tutup Nurseha. (IR)
Kontributor: Rupbasan Purwokerto
Sumber: pemasyarakatan.com
Komentar
Posting Komentar