Lapas Nabire Turut Lestarikan Budaya Papua
Nabire, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)
Papua turut melestarikan budaya Papua dengan merutinkan pemakaian Batik
Papua dan Noken bagi petugas lapas setiap Kamis mulai hari ini (27/8).
Batik Papua merupakan salah satu kekayaan Nusantara dengan corak
anggun dan elegan yang terinspirasi dari alam dan budayanya yang elok.
Sementara Noken adalah tas tradisional masyarakat Papua yang dibawa
dengan menggunakan kepala yang terbuat dari serat kulit kayu. Umumnya
digunakan untuk membawa barang-barang kebutuhan sehari-hari.
Bahkan karena keunikannya, Noken didaftarkan ke UNESCO sebagai salah
satu hasil karya tradisional dan warisan kebudayaan dunia. “Kami akan
memakainya rutin setiap Kamis karena ini merupakan salah satu bentuk
kepedulian kami untuk melestarikan warisan budaya Papua agar tidak
dipengaruhi oleh budaya asing,” tutur Kepala Lapas (Kalapas) Papua,
Yosef B. Yembise.
Dikatakan Kalapas, penggunaan warisan budaya ini sesuai dengan
himbauan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua yang
telah disepakati bersama Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota bahwa
setiap Kamis seluruh Pegawai Negeri Sipil di Papua wajib menggunakan
Noken dan Batik Papua.
“Hal ini dilakukan Pemerintah Papua agar budaya asli orang Papua tetap dilestarikan supaya tidak punah,” pungkas Kalapas. (IR)
Sumber : Pemasyarakatan.com
Komentar
Posting Komentar