Warga Binaan LP Wanita Semarang Belajar Pakai Jilbab
| Warga Binaan LP Wanita Semarang Belajar Pakai Jilbab yang digelar oleh PKPU, Senin (22/6/2015). |
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Tangan Melinda
Pratiwi terlihat kerepotan saat menata kerudung putih yang dipakainya.
Perlahan, dirinya pun mengikuti arahan dari instruktur dalam beauty class yang digelar di Aula Lembaga Pemasyarakatan (LP) Wanita, Semarang, Senin (22/6/2015).
Dari satu arahan ke arahan lainnya, diikuti terus oleh Melinda.
Hingga akhirnya narapidana kasus narkoba tersebut selesai memakai
kerudungnya. “Sulit juga ternyata memakai hijab. Ini pertama kalinya
saya memakai hijab. Sebelumnya tidak pernah sama sekali,” kata Melinda
warga Jakarta itu.
Usai mengikuti beauty class dan memakai hijab, Melinda
mengaku dirinya terlihat cantik. Wanita yang bulan depan akan bebas itu
mengaku baru tahu banyak macam dan model hijab usai mengikuti acara
tersebut. Meski demikian, dirinya masih pikir-pikir untuk memakai hijab
usai dirinya bebas. Dia beralasan, butuh kesiapan hati dan mental untuk
merubah dandanannya itu.
“Paling tidak, saya harus siap dulu hati dan mental saya kalau untuk
berhijab. Ada sih niatan, tapi tidak dalam waktu dekat atau setelah
bebas langsung berhijab. Nanti kalau sudah siap saja,” tuturnya.
Melinda Pratiwi adalah satu dari ratusan peserta yang merupakan warga binaan di LP Wanita Semarang yang mengikuti kegiatan beauty class
yang digelar oleh PKPU bekerja sama dengan DWP Pertanian, Tanaman
Pangan dan Holtukultura Jawa Tengah. Selain itu, juga ada pemberian
tausiah dan buka bersama.
Kepala Cabang PKPU Semarang, Miftakhus Surur mengatakan, dalam
kegiatan tersebut, para warga binaan diberi pelatihan dalam berhijab
atau berjilbab. Hal ini bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah,
dalam artian secara harfiah keagamaan.
“Hal ini juga bisa memberikan motivasi kepada para warga binaan untuk
menghadapi tekanan kehidupan,” katanya. Acara semacam ini sudah digelar
setiap tahunnya sejak 2008 silam. Dalam beauty class, warga binaan
diajari bagaimana cara berdandan, cara memakai hijab, hingga penampilan
secara keseluruhan.
Kepala LP Wanita, Suprobowati menyambut baik dan mengapresiasi
kegiatan semacam ini. Adanya tutorial pemakaian hijab ini, mengajak
warga binaan untuk semakin mendekatkan diri pada Allah. “Saat ini ada
337 warga binaan, dan yang muslim 250-an. Seluruh warga binaan muslim
mengikuti kegiatan rutin dan baru masuk sel lagi sekitar jam 21.00,”
tandasnya.(*)
Sumber : tribunjateng.com
Komentar
Posting Komentar