Keluar Penjara, Mualaf Ilyas Ingin Jadi Pendakwah
| Muhammad Ilyas (Foto: Yudhistira/detikcom) |
Jakarta – Banyak hal yang ingin dilakukan Muhammad
Ilyas setelah keluar dari Rutan Salemba. Napi kasus narkoba yang jadi
mualaf itu punya tujuan mulia, yakni ingin berdakwah.
Ilyas bercita-cita ingin membuat sebuah tempat dakwah yang bisa
memberikan bimbingan bagi orang-orang yang membutuhkan siraman rohani
dan haus akan ilmu agama. Dia juga berharap teman-temannya di luar sana
bisa sadar dan kembali ke jalan agama.
“Insya Allah kalau saya punya uang, saya akan buka tempat berdakwah.
Saya ingin memotivasi sahabat-sahabat saya untuk salat, karena salat itu
sangat penting, tiangnya agama,” ucap Ilyas.
Ilyas yang memiliki nama sebelumnya Antonius itu mengucap syahadat
pada April 2013. Keislamannya diikuti oleh ibu dan adik kandungnya.
Sementara ayahnya sudah meninggal dunia.
“Alhamdulillah juga sekarang keluarga saya masuk Islam, ibu dan adik
saya. Jadi ketika saya dapat ilmu mengenai Islam, saya selalu sampaikan
ke mereka ketika mereka berkunjung ke rutan. Sampai pelajaran pas saya
jadi santri, pasti setelahnya saya kasih tahu juga orang rumah,” ucap
Ilyas.
Setelah dia memeluk Islam, banyak perubahan baik yang dirasakannya.
Mulai dari rezeki yang cukup untuk dia dan keluarga meski dia ada di
dalam penjara dan tak bisa membantu keluarga mencari nafkah. Padahal
Ilyas merupakan tulung punggung keluarga.
“Rezeki nggak disangka-sangka atau ghaib pun sering terjadi pada
saya. Saya hidup di rumah tuh pas- pasan tapi di sini saya hidup cukup
terus. Di rumah saya ya tulang punggung keluarga, Alhamdulillah ibu dan
adik ada aja rezekinya semenjak masuk Islam,” ucap dia.
“Sejak saya masuk Islam ada saja rezeki, ketenangan batin dan jiwa.
Sekarang ibu saya bikin kue, ya alhamdulillah Allah masih kasih rezeki
untuk kita,” tuturnya.(slm/nwk)
Sumber : detik.com
Komentar
Posting Komentar