Minim Personil, Kalapas Tingkatkan Pengawasan
| ilustrasi (prison officer) (dumaipos.co) |
DUMAI(DUMAIPOS.co) – Maraknya isu peredaran
narkotika yang berlangsung di beberapa Lembaga Pemasyarakatan di
Indonesia khususnya di Kota Dumai, ternyata membuat pihak Rumah Tahanan
Kelas II B Dumai gencar melakukan pemeriksaan rutin terhadap seluruh
binaannya dan juga kepada setiap pengunjung yang membawa bingkisan
terhadap warganya.
Diduga peredaran narkotika yang berlangsung di Rumah Tahanan Dumai
terindikasi melalui perangkat celuler yang dimiliki oleh beberapa warga
binaan, dan hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Rumah Tahanan Dumai
Muhamad Lukman, saat dikonfirmasi Dumai Pos, Selasa (26/5) kemarin.
“Untuk peredaran narkotika yang berlangsung di rumah tahanan kita
tidak menutup kemungkinan para warga binaan memanfaatkan teknologi
handphone seluler. Namun demikian kita terus gencar melakukan
pemeriksaan rutin terhadap seluruh warga binaan kita,”ujar Kalapas Dumai
Muhamad Lukman.
Selain itu, dalam mengantisipasi peredaran narkotika dilingkungan
lapas, Lukman menyebutkan pihaknya masih terkendala kurangnya jumlah
personil yang bejumlah 40 orang dalam mengawasi 400 lebih warga binaan.
Sehingga pihaknya harus lebih ekstra dalam melakukan pemeriksaan.
“Meski jumlah personil kita hanya 40 orang, kita tetap melakukan
pengawasan secara rutin terhadap warga binaan yang berada dibawah
naunggan kita. Dimana dalam pengawasan yang dilakukan, dengan
melaksanakan pemeriksaan disetiap kamar warga binaan atas isu peredaran
narkotika,” urai Lukman.
Ditambahkannya, dengan keterbatasan personil lapas Dumai, pihaknya
akan terus melakukan razia rutin disetiap kamar warga binaan sehingga
peredaran narkotika yang diindikasi melalui perangkat seluler di
lingkungan lapas Dumai tidak terjadi.(ras)
Sumber : dumaipos.co
Komentar
Posting Komentar