BNN Lakukan Tes Urine di Lapas Anak Palembang
| BNN lakukan tes urine para petugas Lapas Anak Palembang, Rabu (Foto: antarasumsel.com/Evan) |
Palembang (ANTARA Sumsel) – Badan Narkotika
Nasional Sumatera Selatan bersama Kemenhukam setempat melakukan tes
urine sejumlah petugas Sipir Lembaga Pemasyarakatan Anak Pakjo
Palembang, terkait penangkapan salah satu penghuni Lapas kedapatan
memiliki satu paket narkoba jenis sabu, pada Selasa (26/5).
Tes unine tersebut dilakukan, terkait dengan hasil tangkapan seorang
tersangka penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Anak Pakjo yang
kedapatan memiliki satu paket sabu disinyalir didapat dari oknum salah
satu petugas sipir, kata Kepala Divinsi Pemasyarakatan Kanwil
Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sumsel, Subiyantoro di
Palembang, Rabu.
Pemeriksaan urine tersebut dilakukan, terkait seorang narapidana
(Napi) di Lapas Anak Pakjo Palembang Andi M Alamsyah (21) kedapatan
menyimpan sabu di dalam selnya.
Petugas Polresta Palembang melakukan pemeriksaan mendadak menemukan
alat isap yang baru dibuat, dan satu paket sabu di kamar sel No 5 A
dihuni oleh tersangka Andi. Andi merupakan napi kasus asusila sejak tahun 2011 dan telah
menjalani hukuman selama tiga tahun. Dia mendapatkan hukuman 4,5 tahun
yang saat ini tengah menjalani proses pembebasan bersyarat.
Sebanyak 65 orang petugas sipir Lapas Anak Pakjo yang terdiri atas 53
pria dan 12 wanita dilakukan tes urine oleh jajaran badan Narkotika
Nasional (BNN) bersama petugas Kemenkumham sebagai tindak lanjut dari
tertangkapnya salah satu penghuni Lapas anak karena kedapatan menyimpan
narkoba jenis sabu, dan barang tersebut disinyalir dipasok dari salah
satu petugas sipir.
Tes urine tersebut dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya
berlangsung sekitar 1,5 jam cukup membuat panik sejumlah petugas sipir
yang mengetahui kedatangan petugas BNN ke Lapas sekaligus melakukan
penggeledahan ke setiap kamar dihuni para narapidana.
Pantauan di lapangan, secara bergantian seluruh petugas sipir Lapas
tanpa terkecuali diperiksa urine yang hasilnya akan diumumkan pada Kamis
(28/5).
Komentar
Posting Komentar