Ibu Terpidana Mati Myuran Tiga Jam di Lapas Kerobokan
| Ilustrasi |
DENPASAR - Keluarga terpidana mati berkewarganegaraan Australia, Myuran Sukumaran, mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan Kelas II-A Denpasar, Kabupaten Badung, Bali.
Raji Sukumaran yang merupakan ibu kandung dari Myuran tiba di lapas terbesar di Pulau Dewata itu sekira pukul 09.15 Wita. Ia didampingi kedua anaknya yakni Chintu dan Brintha Sukumaran.
Kunjungan tersebut merupakan pertama setelah grasi terpidana mati yang ditangkap karena menyelundupkan narkotika jenis heroin pada 2005 itu ditolak Presiden Joko Widodo pada 30 Desember 2014.
Selama hampir tiga jam berada di dalam lapas, keluarga Myuran tidak berkomentar kepada para awak media nasional dan internasional yang saat itu meliput.
Mereka hanya membisu saat keluar melalui pintu gerbang lapas, kemudian memasuki kendaraan yang digunakan khusus milik Konsulat Jenderal Australia di Denpasar itu.
Kedua adik Myuran pergi meninggalkan lapas terlebih dahulu menumpangi mobil Toyota Innova berwarna silver dengan nomor polisi DK 1810 CC.
Sedangkan Raji, ibu kandung Myuran, pergi meninggalkan lapas dengan menumpangi mobil operasional berwarna silver milik Konjen Australia dengan nomor polisi DK 1807 CC.
Selain keluarga Myuran, sekira pukul 09.00 Wita, kakak kandung Andrew Chan yakni Michael Chan juga mengunjungi sang adik menjelang eksekusi.
Pada pukul 12.00 Wita, Michael yang saat itu mengenakan kaus berwarna hijau juga keluar dengan santai namun tidak menanggapi pertanyaan awak media.
Sumber : okezone.com
Komentar
Posting Komentar