Warga Binaan Lapas Lubukpakam Dendam dengan Aiptu J Ketaren

Warga Binaan Lapas Lubukpakam Dendam dengan Aiptu J Ketaren
Ilustrasi Sabu
TRIBUN-MEDAN.com,LUBUKPAKAM - Sebagian wargabinaan yang menjadi penghuni lapas kelas II B Lubuk pakam mengaku dendam dengan Kanit I Satnarkoba Polres Deliserdang, Aiptu J Ketaren yang saat ini ditahan oleh Polda Sumut karena kasus kepemilikan narkoba.
Mereka menyebut kalau dendam itu muncul lantaran saat bertugas J Ketaren dikenal sering melakukan penjebakan. Setidaknya itulah yang dikatakan oleh dua orang wargabinaan ketika diwawancarai Tribun, Selasa, (28/10/2014) pagi.
"Pas Minggu, (26/10/2014) sore kami sudah dengar dia ketangkap. Kami disini bersyukur kali dia ketangkap. Suka menjebak dia itu kalau pas nangkap. Sekarang kena dia kan. Kami tunggu dia disini. Aku bang bisa masuk sini itu karena dia menjebak ku. Ya dendamlah," ujar SR (50).
Bapak empat orang anak yang tinggal di Kecamatan Beringin ini mengatakan kalau saat itu dirinya ditangkap didalam rumahnya sendiri oleh Ketaren. Saat itu Ketaren disebut menjebaknya dengan barang bukti shabu 5 Gram.
"Aku memang jualan juga, tapi yang ditemukannya didalam karpet mobilku itu gak benar. Gak ada disitu shabu dan bukan punyaku itu. Kalau memang punyaku ya aku ngaku tapi yang kemarin itu bukan punyaku. Itu yang buat aku gak terima. Ada satu anggotanya yang gak terima aku ditangkap, karena memang dipaksakan. Shabu itu diambilnya dari kantongnya sendiri,"katanya.
Disebutkannya, selain sering melakukan penjebakan, Ketaren juga sering menganiaya tangkapannya jikalau terlalu lama mengaku. Ketangkapnya Ketaren sampai saat ini dikatakan masih menjadi perbincangan hangat didalam lapas. Banyak orang orang yang pernah ditangkapnya dendam dengan perlakuannya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

30 Pegawai Lapas Dan Rutan Dilatih Kesamaptaan

Kuatkan Nilai Pancasila, BPIP Perlu Payung Hukum Berupa UU

Denny Menjawab SMS Anda