Sabu Dalam Bungkusan Nasi Kembali Dilempar ke Rutan Solo
| Rekaman CCTV di lokasi yang diduga menjadi tempat pelempar sabu ke dalam Rutan Klas IA Solo. |
TRIBUNNEWS.COM, SOLO -
Pelemparan narkoba jenis sabu-sabu ke RumahTahanan Klas IA Solo kembali
terjadi, Jumat (27/6/2014) pagi. Kali ini setengah gram sabu-sabu plastik
bening kecil dalam nasi bungkus plastik minyak ditemukan di sisi utara pos
pengamanan blok D (penjara narkoba).
Bungkus nasi
berisi sabu ditemukan petugas yang sedang memantau belakang penjara Blok D.
"Kemudian menemukan bungkusan. Ketika diperiksa, ternyata di dalamnya
sabu. Kemungkinan gagal dilempar hingga Blok D,” kata Kepala Rutan Klas IA Solo
Sujonggo, Senin (30/6).
Petugas
kemudian mengamankan barang tersebut dan pihak rutan menghubungi petugas
Satresnarkoba Polresta Solo untuk penyelidikan. “Siangnya, barang bukti sudah
dibawa petugas Satresnarkoba Polresta Solo,” kata Sujonggo.
Sayangnya,
aksi pelemparan kali ini tidak tertangkap Closed Circuit Television (CCTV)
karena masih dalam perbaikan. Sehari sebelum penemuan sabu itu, CCTV tersambar
petir saat hujan deras, hingga rusak. “Kami belum tahu ciri-ciri pelaku, berapa
orang yang beraksi, dan kapan waktu persisnya,” sambungnya.
Sujonggo
menyakini pelemparan narkoba ke dalam rutan adanya pesanan dari salah satu
narapidana yang tersangkut kasus narkoba. “Namun tidak mudah membuktikan siapa
pemesannya. Kami juga sudah sering melakukan razia namun tidak ditemukan juga,”
katanya lagi.
Kasatresnarkoba
Polresta Solo Kompol Kristiyono membenarkan adanya kasus pelemparan tersebut
dan sudah mengamankan barang bukti serta melakukan olah TKP. “Kami masih
menyelidiki kasus ini,” ujarnya. Penemuan ini merupakan kejadian ketiga pada
tahun ini.
Pelaku
melempar bungkusan koran berisi dua paket plastik sabu-sabu, 64 butir obat
jenis mf warna putih, sebatang obeng kecil, dan dua unit baterai litium ponsel.
“Kasusnya hampir sama, pelaku melemparkan bungkusan berisi narkoba,” ujarnya.
Sumber : tribunnews.com
Komentar
Posting Komentar