KPU Pantau Pemilih di Lapas dan Rumah Sakit
KPU Pantau Pemilih di Lapas dan Rumah Sakit
Senin, 31 Maret 2014
| antarafoto.com |
INILAH.COM, Sumedang - Sembilan hari menjelang
pemungutan suara, KPU Sumedang selalu memantau jumlah pemilih di Lembaga
Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Sakit.
"Jumlah pemilih di Lapas dan RSU ini dicatat
oleh PPS setempat. Tapi jumlahnya memang berubah-ubah, karenanya KPU selalu
memantau jumlah pemilih di kedua lokasi ini," kata Hersa Santosa,
Komisioner KPU Sumedang, Senin (31/3/2014).
Hersa menyebutkan, dalam pendataan terakhir, jumlah
penghuni yang terdaftar di Lapas sebanyak 162 orang. Namun sampai Maret 2014
terjadi penambahan penghuni lapas sehingga jumlah surat suara yang harus
disediakan pun bertambah.
“Proses keluar masuk kan terjadi di Lapas. Dalam data
terakhir per Maret 2014 tercatat ada 232 orang penghuni lapas, sehingga ada
kekurangan jumlah surat suara yang harus disediakan bagi Lapas,” jelas Hersa.
Hal yang sama terjadi di RSUD Sumedang. Menurut
Hersa, pihaknya akan terus meng-update data pasien di RSUD Sumedang. Setidaknya
dalam lima hari terakhir jelang hari pencoblosan, KPU akan melakukan pendataan
untuk memastikan pasien yang akan tetap berada di RSUD Sumedang pada saat hari
pencoblosan, 9 April 2014 mendatang.
“Nanti lima hari lagi menjelang hari H, KPU bersama
pihak RSUD akan mendata ulang pasien yang akan terus berada di RSUD pada hari
pencoblosan,” ujarnya.
Lebih lanjut Hersa mengatakan, KPU tidak menyediakan
TPS khusus di LP dan Rumah Sakit. Para pemilih di kedua tempat tersebut diikutkan
pada TPS terdekat.
“Tidak ada TPS khusus di LP dan RSUD. Namun nanti
petugas KPPS terdekat akan mendatangi LP dan RSUD, tentu disertai oleh panwaslu
serta para saksi dari setiap partai politik,” kata Hersa. [rni]
Sumber : inilahkoran.com
Komentar
Posting Komentar