Dinsosnakertrans Beri Pelatihan untuk Warga Binaan di Rutan Pekalongan
Dinsosnakertrans Beri Pelatihan untuk Warga Binaan di Rutan Pekalongan
26 Februari 2014
| PELATIHAN – Kepala Dinsosnakertrans, Budiyanto menyampaikan materi pelatihan pada peserta. YOGA TRIONO / RADAR PEKALONGAN |
KOTA – Dalam rangka mengurangi
jumlah pengangguran di Kota Pekalongan, Dinas Sosial, Tenaga Kerja
dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) setempat menggelar pelatihan ketrampilan di
Balai Latihan Kerja (BLK).
Jumlah
pesertanya ada 160 orang. Yang terbagi dalam 2 kategori, yaitu kategori
institusional yang berjumlah 112 orang, dan non institusional yang berjumlah 48
orang.
Kepala
Dinsosnakertrans, Budiyanto mengatakan, pelatihan itu bertujuan untuk
meningkatkan keterampilan, dan kompetensi peserta. “Pelatihan ketrampilan ini
adalah program dari Dinsosnakertrans untuk pemberdayaan masyarakat agar
memiliki ketrampilan kerja dan sebagai salah satu upaya untuk menekan jumlah
pengangguran di Kota Pekalongan,” ucapnya, yang ditemui usai membuka pelatihan,
Selasa (25/2).
Budiyanto
mengaku, peserta yang ikut pelatihan berasal dari latar belakang yang
berbeda-beda,Para peserta pelatihan ini masih berusia produktif yaitu
antara 17- 40 tahun, Sebagian peserta berpendidikan terakhir SMP dan SMA,
tetapi ada juga mereka yang korban PHK. “Selain itu peserta, juga ada dari
program keluarga harapan,” tambahnya.
Dalam
Kegiatan yang juga di hadiri oleh perwakilan Dinas pendidikan pemuda dan
olahraga (Dindikpora), dan perwakilan rumah tahanan pekalongan.
Mengingat,
sasaran program pelatihan ketrampilan, juga dari warga binaan rumah tahanan
pekalongan. “Harapan kami, setelah diberi pelatihan kerja para warga
binaan bisa produktif kembali setelah keluar dari rumah tahanan. Jangan sampai
setelah mereka keluar nganggur lalu melakukan kegiatan melanggar hukum lagi”
lanjutnya Jenis pelatihan yang diberikan berupa teknik komputer, hand
phone, tataboga, sopir, otomotif, tatarias dan menjahit. Setelah mendapatkan
pelatihan, mereka selanjutnya melaksanakan magang kerja di berbagai tempat
sesuai bidang keterampilannya. “Makanya kami berharap para peserta setelah ikut
pelatihan bisa berwirausaha,” ungkapnya.
Komentar
Posting Komentar