Warga Binaan Rutan Negara Klas II B Dumai Belajar Ngaji Empat Kali Sepekan
Warga
Binaan Rutan Negara Klas II B Dumai Belajar Ngaji Empat Kali Sepekan
Kamis,
17 Oktober 2013
SANTAI
- Sejumlah warga binaan Rutan Negara Klas II B Dumai terlihat santai di blok
mereka, Selasa (15/10). Mereka santai usai melaksanakan Shalat Ied di lapangan
rutan. TRIBUN PEKANBARU/ FERNANDO
TRIBUNPEKANBARU.COM,
DUMAI - Suasana Rumah Tahanan (Rutan) Negara Klas II B Dumai terasa berbeda,
Selasa (15/10) kemarin. Maklum sejak pagi sekitar 350 warga binaan sudah
berkumpul di lapangan rutan di kawasan Bumi Ayu tersebut. Mereka seolah tengah
tidak berada di tempat binaan. Sehingga dengan bebas melaksanakan Shalat Ied,
sembari bercengkrama dengan petugas Rutan. Terjalin hubungan yang akrab kala
itu. Hal itu terlihat sejak awal Shalat Ied, hingga mereka pun saling
bersalaman. Kemudian para warga binaan pun kembali ke blok masing-masing.
Makin
istimewa kemarin hadir dua ekor hewan kurban. Kedua ekor sapi tersebut
merupakan hewan kurban yang dibeli dengan uang yang dikumpulkan oleh kepala
hingga staff rutan. Sedangkan sapi satunya merupakan hewan kurban bantuan Pemko
Dumai. "Tahun ini kita kembali berkurban dua ekor sapi. Seperti tahun
lalu. Namun suasananya lebih terasa cair dan kekeluargaan," ujar Kepala
Rumah Tahanan Negara Klas II B Dumai, Marten ketika berbincang dengan Tribun.
Dijelaskan
Marten, hewan kurban yang ada, nantinya juga bisa dinikmati oleh warga binaan.
Sebab usai dipotong, daging kurban tersebut bakal dimasak dan dinikmati oleh
warga binaan Rutan. Dirinya pun mengaku senang, daging sapi kurban tersebut
bisa dinikmati oleh warga binaan. Sehingga bisa merasakan suasana Idul Adha di
balik tembok rutan. Ditambahkan Marten, prosesi Idul Adha memang rutin
dilakukan setiap datangnya hari raya kurban itu. Seperti prosesi shalat ied
hingga pemotongan kurban.
Menurutnya,
kegiatan tersebut merupakan satu pembinaan terhadap sisi spiritual atau rohani
warga binaan. Khususnya bagi warga binaan yang memeluk agama Islam. Oleh sebab
itu, pengelola rutan pun berupaya memberi pembinaan lewat pengetahuan agama. Seperti
mendatangkan da'I. Da'i memberi siraham rohani dua kali dalam sepekan, yakni
Selasa dan Jum'at.
Kemudian,
warga binaan juga diberi kesempatan untuk belajar membaca Al-Qur'an. Mereka
bisa belajar setiap empat kali dalam sepekan. Yakni Senin, Rabu, Kamis dan
Sabtu. "Mereka bisa belajar membaca Al-Qur'an didampingi pengajar yang
kita datangkan," jelasnya.
Marten
pun berharap, agar warga binaan bisa memanfaatkan kesempatan tersebut. Terutama
untuk menimba ilmu agama ataupun membaca Al-Qur'an. Lebih lanjut, kata Marten,
bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha, pihaknya tak membuka membuka waktu
besuk. "Hal ini menimbang adanya kegiatan
Idul Adha. Lalu kami juga melakukan penyisiran untuk warga binaan. Jadi
tidak ada kunjungan," ulas Marten.
Dikatakan
Marten, saat ini Rutan Negara Klas II B Dumai dihuni 511 warga binaan, 28
diantaranya merupakan wanita. Jumlah tersebut diakui melebihi kapasitas. Sebab
rutan tersebut hanya diperuntukkan 350 Warga Binaan. (fer/TRIBUN PEKANBARU
CETAK)
Komentar
Posting Komentar