Dua Sipir Rutan Sumenep Terima Reward
Dua
Sipir Rutan Sumenep Terima Reward
Tgl:
26/06/2013 11:39 Reporter: Suhartatik
KBRN,
Sumenep : Maraknya peredaran narkoba ditanah air menjadi keprihatinan semua
pihak, sehingga perlu ketegasan sikap dan tindakan semua pihak, agar barang
haram tersebut tidak sampai merambah wilayah Madura, khususnya kabupaten
Sumenep.
Tokoh
Masyarakat kepulauan Kangean Surarawi mengaku, jika wilayah kepulauan
belakangan marak menjadi arus lalu lintas masuknya barang haram. Bahkan,
pihaknya sudah melaporkan hal itu kepada aparat penegak hukum, menyusul
ditemukannya sejumlah siswa di Kangean diketahui mengkonsumsi narkoba.
“Tahun
2012 kemaren terbukti SMP 1 itu misalnya kedapatan 5 anak itu mengonsumsi
narkoba, bahkan ada yang jelas loyo,” ujarnya, Rabu (26/6/2013).
Menyikapi
hal itu Kepala Dinas Pendidikan Sumenep Ahmad Sadik meminta semua sekolah lebih serius melakukan pengawasan kepada anak didik.
“Sekolah
itu harus mengawasi murid tidak Cuma didalam kelas, diluar kelaspun juga harus
menjadi pantauan,” ungkapnya, Rabu (26/6/2013).
Sementara
Tokoh Agama Sumenep Ustadz Hudaifah juga minta, pengawasan bukan hanya
dilakukan pihak sekolah, akan tetapi yang lebih dominan justru peran orang tua
harus dimaksimalkan.
“Memang
dominasi waktu remaja itu kan banyak diluar rumah, dan lingkungan, pengawasan
dari keluarga dan lingkungan juga. Sedangkan sekolah juga harus tetap
dilibatkan,” imbuhnya
Terkait
maraknya narkoba di kepulauan, Kapolsek Kalianget Akp Suwardi menyatakan,
sebagai salah satu pintu menuju kepulauan, seringkali melakukan operasi besar besaran kepada semua
penumpang kapal. Namun, ia mengingatkan,
masuknya narkoba ke kepulauan bukan hanya melalui pelabuhan Kalianget,
tetapi juga dari beberapa pintu
pelabuhan seperti Banyuwangi, Situbondo atau Pelabuhan Raas.
“Mohon
dimengerti pelabuhan Kalianget itu kan bukan dari satu pintu aja, bisa saja
dari Banyuwangi, Situbondo, Malang, semua mungkin bisa masuk,” ungkapnya.
Khusus
di Rumah Tahanan Sumenep, tegas Kepala Pengamanan Rutan Sumenep Hisbul Bahar sudah ditempatkan
petugas keamanan secara berlapis, dan
pengunjung napi narkoba diperiksa
secara khusus.
“Waktu
itu saya mendapatkan instruksi, sebanyak 140 dilaporkan ke Polres Sumenep,
akhirnya ya mendapatkan 2, satu perempuan dari Kolor, dan 1 Kalianget
tertangkap,” tambahnya.
Khairul
Bahar menambahkan, 2 orang sipir Rutan Sumenep telah menerima reward, karena berhasil menemukan pengunjung yang kedapatan membawa narkoba kedalam rutan.
(Suhartatik/HF)
Sumber : http://rri.co.id/index.php/berita/58559/Dua-Sipir-Rutan-Sumenep-Terima-Reward#.UdzTwjCQbSi
Komentar
Posting Komentar