Ditjen PAS Susun Blue Print Kegiatan Bengkel Kerja di Lapas/Rutan
Ditjen PAS Susun Blue Print
Kegiatan Bengkel Kerja di Lapas/Rutan
Berita
Pemasyarakatan | Oleh: Admin Ditjenpas (06/18/13)
Jakarta,
INFO_PAS – Dalam rangka pelaksanaan program
pembinaan kemandirian di lapas/rutan, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan
(Ditjenpas) melalui Direktorat Bina Narapidana dan Pelayanan Tahanan
(Binapiyantah) menyusun Blue Print Kegiatan Bengkel Kerja di Lapas dan Rutan, Senin
(17/6) bertempat di Ruang Sahardjo Kantor Pusat Ditjenpas.
Acara
yang dikemas dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD) Kajian Pustaka ini
dihadiri oleh Tim Penyusun dari Ditjenpas, akademisi Universitas Indonesia,
sejumlah sesepuh Pemasyarakatan, dan narasumber di bidang manajemen produksi.
Sekretaris
Ditjenpas, Susy Susilawati dalam sambutannya mengatakan bahwa Penyusunan Blue
Print Program Kegiatan Bengkel Kerja di Lapas/Rutan sebagai langkah strategis
dimasa mendatang dalam kerangka melaksanakan kegiatan kerja di lapas/rutan.
“Blue Print Program Kegiatan Bengkel Kerja ini nantinya akan terumuskan dalam
suatu dokumen lengkap yang akan menjadi panduan bagi para perumus kebijakan
dalam membangun dan menciptakan strategi, standar-standar teknis di bidang
kegiatan kerja pada lapas/rutan”, ujar Susy saat membuka acara.
Sementara
itu Direktur Binapiyantah, Nugroho, menyampaikan bahwa penyusunan Blue Print
Kegiatan Bengkel Kerja berawal dari kebijakan Ditjenpas saat dipimpin oleh
Bapak Sihabuddin yang menekankan program unggulan, dimana salah satunya terkait
bengkel kerja produktif, sehingga Direktorat Binapiyantah kemudian
menindaklanjuti dengan mengoptimalkan kerja sama dengan beberapa instansi
terkait pembinaan dan pelatihan kerja bagi WBP di lapas/rutan.
“Sejumlah
hasil karya napi melalui kegiatan bengkel kerja telah sukses dipamerkan, antara
lain pada pameran yang diselenggarakan Kementerian Koperasi dan UKM, pameran
produk lapas unggulan yang diselenggarakan oleh Kementerian Perindustrian,
serta Napicraft, Inacraft, dan ICRA”, sebut Nugroho.
Penyusunan
Blue Print Bengkel Kerja di lapas/rutan ini diharapkan dapat mendukung program
unggulan Ditjenpas serta membangun dan mengembangkan program bengkel kerja
kedepannya sehingga menjadi produktif dalam upaya memberdayakan potensi-potensi
yang ada, baik sumber daya manusia maupun lahan yang dimiliki lapas/rutan di
seluruh Indonesia.
“Kami
harapkan FGD kali ini dapat memberi masukan yang lebih jelas dan akurat
sehingga penyusunan Blue Print berjalan dengan lancar dan dapat terselesaikan
sebagaimana mestinya pada tahun ini”, harap Nugroho.
Sumber : http://ditjenpas.go.id/article/article.php?id=418
Komentar
Posting Komentar