Penanggulangan HIV/AIDS di Lapas dapat Perhatian Internasional
HARIAN PELITA
Penanggulangan HIV/AIDS di Lapas Dapat Perhatian Intenasional
Senin, 22 Oktober 2012 |
Jakarta, Pelita
Berbagai program pemerintah melalui Ditjen Pemasyarakatan (PAS) di
Kementerian Hukum dan HAM untuk menanggulangi penyakit HIV/AIDS di
Lapas dan Rutan di seluruh Indonesia ternyata memperoleh perhatian
dunia internasional.
Rencananya hari ini, Selasa (23/10) Executive Director UNAIDS, Michel
Sidibe akan mengunjungi Lapas Narkotika Jakarta untuk melihat secara
langsung implementasi program pengendalian HIV/AIDS komprehensif yang
dilakukan Pemerintah Indonesia.
Menurut Humas Ditjen PAS Akbar Hadi Prabowo kepada Pelita,
Senin (22/10) kedatangan pejabat UNAIDS tentunya merupakan bentuk
apresiasi positif dari dunia internasional atas upaya pemerintah melalui
Ditjen PAS untuk menanggulangi HIV/AIDS di lapas/rutan selama ini.
Dikatakan Akbar berbagai langkah memang telah dilakukan Ditjen PAS
untuk menanggulangi HIV/AIDS sejak 2004. Terakhir melalui Rencana Aksi
Nasional (RAN) priode 2010-2014 yang dimulai pada 2010.
“Hasilnya serangkaian pencapaian program penanggulangan HIV yang telah
dilaksanakan secara signifikan melalui RAN tersebut telah berhasil
menurunkan angka kesakitan dan kematian terkait HIV,” kata dia.
Sebelumnya, ungkap Akbar, penanggulangan HIV/AIDS di lapas/rutan telah
dimulai sejak 2003. Tapi hanya bersifat ad hoc dan cakupan programnya
berskala kecil serta bergantung pendekatan individual dengan sebagian
besar layanan disediakanoleh LSM.
“Baru pada 2004 Ditjen PAS membuat terobosan dengan menyusun strategi
penanggulangan HIV/AIDS dan penyalahgunaan Napza di Lapas dengan
menetapkan 95 lapas/rutan sebagai prioritas, “ ungkapnya.
Upaya itu, kata Akbar, ditingkatkan dengan pengembangan yang sistematis
dalam upaya peningkatan cakupan program HIV komprehensif di lapas yang
mulai direncanakan dan dilaksanakan pada tahun 2009.
Kemudian melalui RAN Penanggulangan HIV/AIDS dan Penyalahgunaan Napza
di Lapas Indonesia periode 2010-2014 yang dimulai pada Januari 2010
dengan tiga program utama.
Ketiga program utama yaitu bimbingan dan penegakkan hukum, pelayanan
sosial, serta terapi rehabilitasi yang berkesinambungan, pencegahan,
pengobatan dan perawatan HIV/AIDS dan infeksi oportunistik serta
penelitian dan pengembangan.
“Dokumen itupun jadi acuan bagi seluruh sistem pemasyarakatan,” kata
Akbar yang menyebutkan dalam RAN itu Ditjen PAS menunjuk 101‐139
lapas/rutan serta 20‐25 Bapas di 20‐25 provinsi di Indonesia sebagai
lapas/rutan prioritas.
Disebutkannya bahwa semua lapas/rutan dan bapas tersebut menampung 62
persen total populasi dan 94 persen warga binaan pemasyarakatan yang
ditahan karena pelanggaran terkait narkotika.
Adapun program dan kegiatan yang sudah dilaksanakan dalam upaya
menanggulangi HIV/AIDS meliputi program pendidikan. program klinis.
bimbingan teknis, lapas model, kemitraan dan mobilisasi sumber daya
serta monitoring dan evaluasi HIV.
Selain itu Ditjen PAS berhasil menjalankan program penanggulangan HIV
pada 165 lapas/rutan/bapas di 25 provinsi di Indonesia, pemberian
informasi tentang HIV yang sudah dilakukan sebagai bagian rutin yang
disampaikan kepada warga binaan baru dan mereka yang akan bebas di 142
lapas dan 23 bapas.
Kemudian layanan komprehensif terkait pendidikan mengenai HIV, metadon,
tes HIV dan konseling, ART, dan kelompok dukungan yang sudah tersedia
di 122 lapas dan rutan serta layanan metadon yang disediakan di 9 lapas
dan rutan.
Ditambahkan Akbar bahwa Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Nasional
(KPAN) Kemal Siregar saat pembukaan sosialisasi getting to zero bagi
para Kadivpas, Kalapas dan Karutan pada (1/10) lalu sempat memuji bahwa
program penanggulangan HIV-AIDS di Lapas/Rutan terbaik di Indonesia dan
diakui dunia Internasional.(did)
Sumber: http://harian-pelita.pelitaonline.com/cetak/2012/10/22/penanggulangan-hivaids-di-lapas-dapat-perhatian-intenasional#.UI4a42eEw3k
Sumber: http://harian-pelita.pelitaonline.com/cetak/2012/10/22/penanggulangan-hivaids-di-lapas-dapat-perhatian-intenasional#.UI4a42eEw3k
Komentar
Posting Komentar