Rutan Rangkas Kekurangan Air Bersih
Radar Banten News / Rubrik / Lebak
Senin, 13-Juli-2009, 07:42:05
RANGKASBITUNG – Rumah Tahanan Negara (Rutan), Rangkasbitung, ternyata masih kekurangan air bersih untuk memenuhi kebutuhan penghuninya.Karenanya, seluruh penghuni dituntut untuk benar-benar melakukan pengehamatan air.
Kepala Rutan Rangkasbitung, Muhammad Akbar, memaparkan, sumber air yang biasa digunakan untuk kebutuhan minum, mencuci, dan mandi, serta keperluan lainnya sangat tidak sebanding dengan jumlah yang dibutuhkan. Sehingga penghematan air benar-benar harus dilakukan dengan baik.
“Kami hanya memiliki beberapa sumber air saja yang disedot menggunakan jet-pump, dan itu kapasitasnya masih sangat kurang jika dibandingkan dengan kebutuhan penghuni yang lebih dari 300 orang,” kata Akbar, Minggu (12/7) kemarin, seraya menambahkan jumlah penghuni saat ini melebihi kapasitas Rutan. Menurut Akbar, penghuni Rutan Rangkas idealnya hanya 100 orang.
Atas dasar itu, lanjut Akbar, pihaknya berharap agar pemerintah atau lembaga lain ada yang bisa memberikan bantuan atas kekurangan air tersebut. Sehingga para penghuni bisa menggunakan air dengan layak.
“Mudah-mudahan jika ada bantuan pengadaan air bersih, baik berupa bantuan jet-pump atau sejenisnya, kondisi di dalam Rutan bisa lebih nyaman,” ungkapnya. (sir/brp)
sumber: www.radarbanten.com/mod.php?mod=publisher&op=printarticle&artid=44188
Rutan Rangkas Kekurangan Air Bersih
Senin, 13-Juli-2009, 07:42:05
RANGKASBITUNG – Rumah Tahanan Negara (Rutan), Rangkasbitung, ternyata masih kekurangan air bersih untuk memenuhi kebutuhan penghuninya.Karenanya, seluruh penghuni dituntut untuk benar-benar melakukan pengehamatan air.
Kepala Rutan Rangkasbitung, Muhammad Akbar, memaparkan, sumber air yang biasa digunakan untuk kebutuhan minum, mencuci, dan mandi, serta keperluan lainnya sangat tidak sebanding dengan jumlah yang dibutuhkan. Sehingga penghematan air benar-benar harus dilakukan dengan baik.
“Kami hanya memiliki beberapa sumber air saja yang disedot menggunakan jet-pump, dan itu kapasitasnya masih sangat kurang jika dibandingkan dengan kebutuhan penghuni yang lebih dari 300 orang,” kata Akbar, Minggu (12/7) kemarin, seraya menambahkan jumlah penghuni saat ini melebihi kapasitas Rutan. Menurut Akbar, penghuni Rutan Rangkas idealnya hanya 100 orang.
Atas dasar itu, lanjut Akbar, pihaknya berharap agar pemerintah atau lembaga lain ada yang bisa memberikan bantuan atas kekurangan air tersebut. Sehingga para penghuni bisa menggunakan air dengan layak.
“Mudah-mudahan jika ada bantuan pengadaan air bersih, baik berupa bantuan jet-pump atau sejenisnya, kondisi di dalam Rutan bisa lebih nyaman,” ungkapnya. (sir/brp)
sumber: www.radarbanten.com/mod.php?mod=publisher&op=printarticle&artid=44188
Komentar
Posting Komentar