Hasil Karya WBP Layak Ekspor
Hasil Karya WBP Layak Ekspor
Senin, 15 Februari 2010
Rangkasbitung - Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan
(Rutan) kelas II B, Rangkasbitung, telah mendapatkan apresiasi baik dari
kementerian Hukum dan HAM (MenHumHam).salah satu apresiasinya diberikan pada
hasil kerajinan tangan warga binaan rutan, seperti kursi rotan, tanaman hias,
miniatur mobil dari kertas yang dinilai layak dan memiliki nilai jual dalam
skala ekspor ke pasar Eropa.
"Saat ini, hasil kerajinan tangan di rutan baru dipasarkan di pasar lokal nasional. Namun, dengan motivasi dan apresiasi Menhumham, kami berencana akan meningkatkan pasar sampai sampai ke Eropa". Kata Kepala Rutan Kelas II B Rangasbitung, M. Akbar.
Dia Menyambut antusias apresiasi Menhumham yang menyarankan agar pemasaran hasil kerajinan WBP rutan ditingkatkan ke pasar Internasional, Seperti Eropa.
"Apresiasi yang diberikan kementerian merupakan modal besar
bagi WBP untuk terus meningkatkan semangat berkarya. Kami harap hasil karya dan
Program binaan rutan mendapat dukungan semua pihak. Karena tanpa dukungan
semua pihak, segala sesuatu tujuan tidak akan tercapai maksimal,"Katanya.
Untuk bisa mewujudkan program ekspor tersebut, Akbar mengaku butuh pengorbanan dan perjuangan, termasuk pemenuhan kebutuhan tenaga pengajar kerajinan tangan dan sarana prasarana di rutan.
"yang terpenting, untuk menyukseskan program butuh semangat
dan kemauan. karena dengan modal semangat dan kemauan, sesuatu tujuan bisa
tercapai dengan baik dan tepat,: ujarnya.
Selain apresiasi dibidang kerajinan, rutan Rutan Juga Mendapat Penghargaan baik penyelenggaraan pendidikan ponpes di dalam rutan. Karena selama ini rutan pun bekerja sama dengan yayasan Adaqwah Islamiyah untuk menyelenggarakan kegiatan di bidang keagamaan.
Dengan kegiatan keagamaan, bisa menambah ketebalan iman dan mengisi ilmu kerohanian kepada para WBP. karena pendidikan agama merupakan modal utama dalam menuju prilaku baik di tengah masyarakat.
Sumber : fajar Banten
Komentar
Posting Komentar