Postingan

Khusus Napi, Belanja di Koperasi Lapas Malang Cukup Pakai Sidik Jari

Gambar
Foto: Muhammad Aminudin Malang  - Sebuah aplikasi transaksi non-tunai diperkenalkan di Lapas Klas I Lowokwaru, Kota Malang. Aplikasi ini diharapkan dapat menghilangkan penyimpangan peredaran uang tunai di dalam lapas. Kepala Kantor Wilayah Kemenkum HAM Jawa Timur, Susy Susilawati, mengatakan, dompet elektronik yang disebut Jeera Wallet ini hanya dapat dioperasikan dengan identifikasi sidik jari. Dengan begitu, jelas Susy, warga binaan tidak perlu lagi membawa uang tunai. Sebab selain tidak aman, hal ini juga berpotensi menjadi alat penyelewengan.  "Publik terus menyorot, citra negatif melekat karena adanya penyimpangan perilaku di dalam lapas dan citra negatif sudah melekat. Oleh karena itu segala usaha pembinaan yang terintegrasi dengan melibatkan banyak pihak dilakukan seperti menjalankan Jeera Wallet ini. Tentunya bertujuan menghapus peredaran uang tunai di dalam lapas yang berpotensi terjadinya penyimpangan," ungkap Susy di sela peluncuran Jeera Wallet di ...

Warga Binaan Rutan Bantul Binaan Dapat Bimbingan Kerja

Gambar
Illustrasi BANTUL  - Sebanyak 22 narapidana atau warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Bantul mendapat bimbingan kerja. Dengan bimbingan kerja tersebut diharapkan nantinya dapat menjadi bekal untuk kembali ke masyarakat. Bimbingan itu berupa pelatihan menjahit, membuat spring bed, anyaman, alas kaki hingga kerajinan tangan lainnya. Bimbingan kerja tersebut diutamakan bagi narapidana yang mempunyai bakat dan kemauan serta yang sudah mendekati bebas menjalani kurungan. Kepala Rutan Bantul Soleh Joko Sutopo AMd UP SH MH mengatakan Keterampilannya dapat dipraktekkan untuk mata pencaharian dan menghidupi keluarga. Ketika masih di rutan, keuntungan dari hasil produksi kerajinan yang terjual dapat ditabung. “Untuk pemasaran produk kerajinan dari rutan sudah ada pihak ketiga yang memasarkan,” jelasnya. Namun demikian, warga binaan yang mengikuti bimbingan kerja harus memenuhi persyaratan. Selain mempunyai minat dan bakat juga mempunyai nilai raport selama dalam menjalani ku...

Warga Binaan Rutan Ikut Expo Hari Jadi Kebumen Radar Banyumas

Gambar
KARYA WARGA BINAAN : Karya-karya warga binaan Rutan Kebumen dipajang di Stand Expo Hari Jadi Kebumen.IMAM/EKSPRES KEBUMEN - Expo yang digelar Pemkab Kebumen dalam rangka Hari Jadi Kebumen yang ke-389 ternyata juga jadi dimanfaatkan warga binaan Rutan Kebumen untuk memamerkan karya-karyanya. Kebumen Expo bertempat di alun-alun Kebumen dilaksanakan selama enam hari yakni 28 Agustus hingga 2 September mendatang. Terdapat setidaknya 96 stand yang memamerkan instansi pemerintah, BUMN, BUMD, produk UMKM, dan sejumlah obyek wisata. Warga binaan berkesempatan memamerkan karya-karyanya berkat inisiatif Kepala Rutan Kebumen Soetopo Barutu Amd IP SSos MS yang mengikuti kegiatan itu. Stand dari warga binaan memajang berbagai macam hasil karya tangan dari warga binaan. Bukan hanya itu saja, di stand juga menghadirkan dua warga binaan untuk demonstrasi membatik. Beberapa karya tangan warga binaan yang dipamerkan meliputi lukisan batik tulis yang telah dipigura, kain batik tulis, souve...

Kakanwil Kemenkumham Riau Mutasi Sejumlah Pejabat Kepala Lapas dan Rutan

Gambar
Kemenkum HAM Riau Mutasi Sejumlah Kalapas  PEKANBARU -  Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Riau memutasi sejumlah pejabat Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) dan Kepala Rumah Tahanan (Karutan) di Riau. Pelantikan langsung dilakukan Kakanwil Kemenkum HAM, M Diah di Aula Kantor Wilayah pada Rabu (29/8/2018). Untuk jabatan struktural eselon III, ada beberapa nama yang diganti dan ada yang bergeser. Diantaranya, Agus Pritiatno dilantik menjadi Kepala Lapas Klas II A Tembilahan, sebelumnya ia menjabat sebagai Kepala Lapas Klas II A Bengkalis. Sedangkan Maizar yang sebelumnya menjabat sebagai Kabid Pembinaan Bimbingan Pemasyarakatan Pengentasan Anak Informasi dan Komunikasi di Kanwil Riau dilantik sebagai Kepala Lapas Klas II A Bengkalis. Sedangkan penggantinya adalah Ah Zunaidi. Mutasi juga terjadi di Lapas Perempuan Pekanbaru yang sebelumnya dijabat oleh Triana, kini dipercayakan kepada Meliany yang ...

Lapas Sidoarjo Terapkan Sistem Presensi Pegawai Online

Gambar
Sistem Presensi Pegawai Online (SPPO) yang dicetuskan oleh Lapas Kelas IIA Sidoarjo sudah siap dioperasikan. Teknologi ini bakal dianjurkan guna diadopsi ke tingkat Kementerian. SURABAYA – Kanwil Kemenkumham Jatim beserta UPT jajaran terus-menerus berinovasi. Terutama dalam pemanfaatan Trknologi Informasi untuk menunjang tugas dan fungsinya. Kali ini Lapas Kelas IIA Sidoarjo meluncurkan dua aplikasi sekaligus. Dua aplikasi tersebut adalah Sistem Presensi Pegawai Online (SPPO) dan SMS Broadcast untuk Keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kedua aplikasi itu diluncurkan oleh Kakanwil Kemenkumham Jatim Susy Susilawati, Rabu (29/8/2018). Pada aplikasi SPPO, pimpinan bisa memantau waktu kedatangan anak buahnya di kantor. Meskipun, pimpinan tidak sedang berada di kantor. Pasalnya, sistem finger print yang ada akan terkoneksi dengan aplikasi di smartphone milik pimpinan. “Selain itu, laporannya juga terkoneksi dengan aplikasi WhatsApp yang dimiliki pimpinan,” ujar Kasi Binadik Lap...

Lapas Tuban Gelar Opera Van Lapas

Gambar
Illustrasi Oleh Junaidi Ahmad TUBAN - Untuk mengusir kejenuhan selama menjalani masa hukuman serta melihat potensi para warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Lapas Kelas II B Tuban gelar Pentas Seni Warga Binaan Pemasyarkatan dalam rangka semarak kemerdekaan HUT RI ke-73 pada Selasa, (28/08) malam. Menurut Kepala Lapas Kelas II B Tuban, Sugeng Indrawan, sebelumnya sudah ada berbagai kegiatan yang dilakukan oleh WBP mulai dari olah raga, bakti sosial, serta kegiatan lain yang dilakukan bersama PWI dan KPH Tuban selama bulan Agustus 2018. “Acara ini merupakan puncak terakhir dari seluruh kegiatan warga binaan selama Agustusan,” ungkap Sugeng. Selain hiburan tari tradisional dan modern, salawatan serta drama opera van lapas yang mampu menghipnotis dan mengundang tawa seluruh penonton yang hadir. “Opera van lapas ini sangat menghibur kami, karena mirip sekali dengan yang ada di TV,” ujar salah satu penonton. Kegiatan ini selain sebagai hiburan juga sebaga...

Mahasiswa UGM Lakukan Pendampingan Anak Didik Lapas Yogyakarta

Gambar
Mahasiswa UGM melakukan program pemberdayaan pada anak didik lapas (Andikpas) di Yogyakarta. YOGYAKARTA - Melalui program Forwading Kindness para mahasiswa UGM menjalankan pendampingan berkelanjutan berbasis kreativitas yang memiliki daya jual dan pesan moral. Program ini digagas oleh Wiwin Meisita Sari, Mira Aprilia Nur Fadilah, Allaika Nur Hidayah, Karmila, serta Anjar Firmansyah. Mereka merupakan mahasiswa dari Fakultas Teknologi Pertanian. Ketua tim, Wiwin, menyebutkan ada dua kegiatan pokok dalam program ini. Pertama, menggali potensi kreativitas anak lapas yang memiliki daya jual dan pesan moral bagi masyarakat. Kedua, melakukan kampanye kepada masyakarat mengenai aktivitas, kondisi, ataupun harapan mereka terhadap masa depan dirinya, keluarga, bangsa, dan negara melalui hasil karya yang dihasilkan.  "Dengan dua hal tersebut, program ini akan menjadi sarana komunikasi yang efektif untuk mewujudkan keselarasan lingkungan sosial dan memperbaiki stigma ma...