Postingan

Warga Binaan Riau Gelar Porseni Dan MTQ Sambut Hari Jadi Pemasyarakatan Ke-53

Gambar
PEKANBARU   - Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, acara tahunan menyambut hari jadi Pemasyarakatan yang ke-53 tahun 2017, warga binaan se-Riau ini menggelar pekan olahraga, seni dan Musabakoh Tilawatil Quran (MTQ). Ratusan warga binaan se-Riau turut serta mensukseskan acara yang akan digelar selama tujuh hari kedepan itu. Dengan acara ini diharapkan 207 warga binaan se-Riau, mampu menjalin ukhuwah serta menjunjung tinggi marwah warga binaan maupun petugas permasyarakatan. "Nantinya, ratusan warga binaan ini akan mengikuti dan mempertandingkan empat cabang olahraga (cabor), dua kesenian serta lima cabang MTQ," kata Kepala Kantor Wilayah kementerian Hukum dan HAM Riau, Ferdinand Siagian di Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Senin, 17 April 2017. Ferdinand mengatakan dengan diadakannya porseni dan MTQ untuk tahun ini, diharapkan dapat melahirkan atlet-atlet berbakat dan berprestasi meski mereka hanya boleh diakui dari dalam Lapas. "Selain itu juga kegiatan ini tentunya m...

Salut! Warga Binaan Rutan Sumenep Bersih-Bersih Masjid

Gambar
SUMENEP   - Sebanyak 18 warga binaan rumah tahanan negara (Rutan) Kelas II-B Sumenep, Jawa Timur melakukan bakti sosial berupa bersih-bersih di kawasan Masjid Jamik setempat. "Kegiatan ini merupakan salah satu atau rangkaian acara untuk memperingati Hari Pemasyarakatan 2017 yang digagas oleh kami," ujar Kepala Rutan Sumenep, Ketut Akbar di Sumenep, Senin (17/4/2017). Puluhan warga binaan dengan dijaga oleh sekitar 30 personel rutan itu mulai bersih-bersih dari areal depan Masjid Jamik Sumenep. Selain membersihkan sampah yang tercecer, mereka juga mengecat beberapa bagian di areal depan masjid agar terlihat lebih cerah. "Masjid Jamik Sumenep merupakan salah satu ikon kota. Oleh karena itu, kami sengaja menempatkan lokasi bakti sosial di Masjid Jamik sebagai bagian dari 'mempercantik' ikon kota," kata Akbar menerangkan. Ia menjelaskan, saat ini terdapat 97 warga binaan dan 107 tahanan yang berada di Rutan Sumenep. "Kami sengaja memilih 18 da...

Sssttt, 52 Warga Binaan Lapas di Kalsel Ikuti Ujian Paket C

Gambar
Sebanyak 52 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Kalimantan Selatan mengikuti Ujian Nasional Kesetaraan Kelompok Belajar (Kejar) Paket C, Sabtu (15/4/2017).  BANJARMASIN  - Sebanyak 52 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Kalimantan Selatan mengikuti Ujian Nasional Kesetaraan Kelompok Belajar (Kejar) Paket C, Sabtu (15/4/2017). Ujian sendiri dilakukan di tiga Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Kalsel yaitu Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Martapura dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari. Ujian sendiri dilakukan Kementerian Hukum dan HAM Kalsel melalui Divisi Pemasyarakatan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan provinsi dan Kabupaten/Kota. Untuk Lapas Banjarmasin peserta berjumlah 32 orang WBP, LPKA Martapura 17 orang WBP dan 3 orang WBP di Rutan Pelaihari sedangkan untuk UPT Pemasyarakatan lainnya tidak ada WBP yang mengikuti ujian tersebut. Kepala Divisi Pemasyarakatan ...

HUT Pemasyarakatan Ke 53, Lapas Kelas III Bekasi Gelar Baksos di Kp. Patola

Gambar
CIKARANG PUSAT – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bekasi melakukan kegiatan Bakti Sosial di Kp. Patola, Desa Pasirtanjung, Kecamatan Cikarang Pusat, Kamis (13/04) pagi. Kepala Lapas Kelas III Bekasi, Kadek Anton Budiharta mengatakan kegiatan Bakti Sosial tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang dilakukan Lapas Kelas III Bekasi dalam rangka HUT Pemasyarakat ke 53 di tahun 2017 ini. “Selain melakukan Baksos, kita juga menyelenggarakan kegiatan Porseni (Pekan Olahraga dan Seni-red) serta perlombaan-perlombaan lainnya seperti Khotmil Qur’an dan perlombaan tradisional,” kata Kadek Anton Budiharta. Khusus untuk kegiatan baksos, lanjutnya, terdiri dari beberapa kegiatan seperti renovasi masjid, membersihkan lingkungan warga di sekitar masjid, pengobatan gratis bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan memberikan sumbangan untuk pembangunan masjid yang berada di sebelah kantor Desa Pasir Tanjung. “Bakti sosial ini wujud kepedulian kami kepada masyarakat terutama dar...

Alternatif Pidana Penjara

Gambar

Anggiat Berharap Bisa Lulus di UN

Gambar
KPLP Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Pematangsiantar Batara Hutasoit dampingi tahanan ikuti Ujian Nasional Tahun 2017, Rabu (12/4/2017). (Tribun Medan / Dedy)  SIANTAR -  Anggiat Sembiring (18) terlihat santai saat harus menjalani Ujian Nasional di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Pematangsiantar. Tidak seperti rekan-rekannya yang mengikuti UN di sekolah, Anggiat menjawab sejumlah soal Bahasa Inggris di UN hari ketiga, Rabu (12/4). Dengan kaos khas tahanan anak warna biru, Anggiat mencoba mengisi jawaban soal yang dibawa pengawas di satu ruangan khusus, yang disiapkan pihak Lapas. Dirinya ditemani pengawas, O boru Sinaga. Terlihat juga di luar ruangan, Kepala Lapas Mananti Sukardi Sianturi dan Kepala Pengawas Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Klas IIA Pematangsiantar Batara Hutasoit.  "Ya kek gitu lah. Mau gimana lagi dibuat. Apa yang kutahu, itu lah yang kujawab. Gak ada persiapan belajar. Yang bisa saja saya jawab. Harapannya ya lulus dan bisa melanjutkan ...

Selain Soal Over Kapasitas Lapas, Komisi III DPR juga Mendesak Menteri Yasona Tindak Pekerja Asing Ilegal

Gambar
JAKARTA -  Rapat kerja Komisi III DPR dengan Menkumham Yasona H laoly berakhir dengan dua kesimpulan. Selain desakan penertiban lapas yang over kapasitas, DPR juga mendesak agar Kemenkumham menindak tegas para pekerja asing ilegal di Indonesia. Komisi III DPR RI juga mendesak Menteri Hukum dan HAM RI untuk menyelesaikan permasalahan dibidang pemasyarakatan, yakni dengan melakukan reformasi Politik Hukum dan pola penegakakn Hukum.  Selain itu, DPR RI juga siap memberi dukungan soal regulasi untuk dapat segera mengurangi angka Over-Kapasitas di berbagai LP/Rutan. Kemenkumhan juga didesak agar meningkatkan kinerja SDM dan melakukan pengawasan internal terhadap potensi penyalahgunaan kewenangna para petugas LP/Rutan. Bukan hanya itu, Komisi III DPR RI juga mendesak Menteri Hukum dan HAM RI untuk terus meningkatkan pengawasan terhadap orang asing terutama dalam mencegah dan menindak Tenaga Kerja Asing dan Pebisnis Asing Ilegal di berbagai daerah/wilayah. Dan kemudi...