Resapi Nilai Pancasila buat Lawan Virus Radikal Terorisme

Resapi Nilai Pancasila buat Lawan Virus Radikal Terorisme
pancasila. ©2014 merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Pancasila sebagai dasar negara, falsafah dan pandangan hidup bangsa menjadi 'vaksin' terbaik bagi masyarakat dalam menghadapi virus radikal terorisme. Sila pertama Pancasila perlu diresapi untuk mencegah pengaruh paham radikalisme.

"Sepanjang yang saya ketahui tidak ada agama mengajarkan tentang radikalisme dan terorisme. Sehingga kalau sila pertama ini sudah meresap di dalam jiwa masyarakat, maka tidak akan ada yang namanya terorisme maupun radikalisme," ujar Ketua Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) Anwar Sanusi dalam keterangannya, Rabu (24/6).

Anwar menyampaikan bahwa sesungguhnya agama manapun telah mengajarkan kepada para umatnya untuk kasih sayang dan saling mengasihi sesama manusia. Dia juga menyampaikan kalau masyarakat benar-benar mengamalkan Pancasila maka kehidupan di Indonesia ini akan damai.

"Jadi kita harus kembali kepada Pancasila. Karena Pancasila ini sebagai dasar negara, sebagai pegangan kita bersama, serta sebagai arah berbangsa dan bernegara. Insya Allah tidak akan terjadi itu yang namanya terorisme ataupun radikalisme," tuturnya.

Lebih lanjut mantan anggota DPR ini mengungkapkan, bahwa Pancasila sebagai falsafah bangsa dan juga ideologi yang pada hakekatnya menghendaki keadilan.

"Dalam Pancasila itu kita mengenalnya dengan sebutan Bhineka Tunggal Ika, walaupun kita bersuku-suku bangsa, berbeda agama, tetapi kita tetap bersatu. Jadi nilai-nilai Pancasila itu sebenarnya sangat luhur sekali," terangnya.

Oleh karena itu Anwar pun juga mengungkapkan pentingnya pencegahan paham radikal terorisme di masyarakat. Dirinya menilai aksi terorisme itu sudah merupakan kejahatan yang sangat luar biasa.

Dia berharap agar ke depan bisa terjalin kerjasama antara ormas Islam dengan pemerintah untuk mensosialisasikan pencegahan paham radikal terorisme. Oleh karenanya, Anwar mengingatkan kepada umat muslim jika belajar agama tentunya janganlah mengambil referensi yang salah.

"Orang atau kelompok itu salah di dalam melakukan dan menerapkan ajaran karena mereka itu tidak mendalami pengetahuannya, hanya belajar Islam secara dangkal. Oleh sebab itu tentunya kalau belajar Islam tentunya harus belajar yang benar," tandasnya. [did]

Sumber : https://www.merdeka.com/peristiwa/resapi-nilai-pancasila-buat-lawan-virus-radikal-terorisme.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kuatkan Nilai Pancasila, BPIP Perlu Payung Hukum Berupa UU

Ngamuk, Napi Nusakambangan Rusak Fasilitas Lapas

30 Pegawai Lapas Dan Rutan Dilatih Kesamaptaan