Napi Lapas Semarang Gelar Doa Bersama Untuk Korban Gempa Donggala dan Palu
SEMARANG - Sebanyak 300 Warga Binaan
Permasyarakatan (WPB) dan pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I
Semarang menggelar penggalangan dana dan doa
bersama yang bertempat di
Masjid At-Taubah Lapas Semarang, Minggu (30/9).
Doa bersama ini
merupakan bentuk rasa duka cita untuk para korban bencana gempa dan tsunami
yang melanda Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.
Adapun, doa yang dipandu langsung dengan Video Teleconferen ID Zoom terpusat di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan ini, diikuti oleh seluruh petugas pemasyarakatan dan semua narapidana di seluruh Lapas atau Rutan di Indonesia.
Adapun, doa yang dipandu langsung dengan Video Teleconferen ID Zoom terpusat di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan ini, diikuti oleh seluruh petugas pemasyarakatan dan semua narapidana di seluruh Lapas atau Rutan di Indonesia.
Kalapas Semarang
melalui Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Tribowo
menjelaskan, bahwa Lapas Semarang telah mengajak 300 WBP untuk turut
berpartisipasi dalam agenda doa bersama ini.
"Mari kita
berdoa, bermunajat untuk saudara kita yang ada di Palu dan Donggala," ujar
Tribowo (30/9).
"Kita akan
melakukan penggalangan dana baik dari petugas maupun WBP yang akan di galang
dari blok ke blok," imbuhnya.
Maryanta, satu di
antara WBP Lapas Semarang mengaku turut berduka atas apa yang menimpa warga
Palu dan Donggala.
"Saya turut
prihatin dan ikut mendoakan saudara-saudara saya yang sedang tertimpa musibah
di Palu dan Donggala," katanya.
Selain itu, keluarga
besar Lapas Semarang turut prihatin atas kerusuhan yang terjadi di Lapas
Donggala.(*)
Sumber : TribunJateng.com
Komentar
Posting Komentar