Postingan

LORONG WAKTU SI AA: RAHASIA JAM TANGAN AJAIB (Epsisode: 2)

Gambar

Salut!!! Perjuangan DUO KEMBAR Dirikan Sekolah Darurat Kartini

Gambar

PETUALANGAN TANPA BATAS. (Serial animasi Lorong Waktu "Si AA", Eps. 1)

Gambar

Romo Benny Bilang Jangan Lagi Singgung Isu SARA di Medsos

Gambar
views: 1.886 Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Antonius Benny Susetyo (Romo Benny). Foto/Dok SINDO JAKARTA - Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Antonius Benny Susetyo ( Romo Benny ) mengatakan bahwa sudah saatnya Bangsa Indonesia tidak lagi meributkan hal yang remeh-temeh dan lelah bergulat dengan isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) yang kontraproduktif. Dia berharap isu SARA tidak perlu lagi dibagikan atau dibicarakan di ruang publik seperti media sosial (medsos). "Setiap kali kita bicara, beropini di publik, ruang publik atau medsos, tidak boleh lagi menyinggung SARA, etnis, ras, juga hal-hal yang dirasa menyinggung sesama apalagi (dengan menggunakan) ujaran hewan-hewan ini dan itu, jangan itu," ujar Benny dalam keterangan tertulisnya kepada SINDOnews, Senin (1/2/2021). Rohaniwan yang populer dipanggil Romo Benny itu pun mengajak seluruh elemen Bangsa Indonesia untuk memikirkan kemaj...

BPIP Minta Kemendikbud Masukan Pancasila dalam Kurikulum Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "BPIP Minta Kemendikbud Masukan Pancasila dalam Kurikulum", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/edu/read/2021/01/31/103806371/bpip-minta-kemendikbud-masukan-pancasila-dalam-kurikulum. Penulis : Yohanes Enggar Harususilo Editor : Yohanes Enggar Harususilo Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat: Android: https://bit.ly/3g85pkA iOS: https://apple.co/3hXWJ0L

Gambar
  Tugu Garuda Pancasila di depan gedung Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Nanga Badau di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Jumat (11/9/2020). Selama menjalankan tugas menjaga perbatasan RI-Malaysia, Yonif 133/Yudha Sakti telah berhasil menggagalkan 19 kasus penyelundupan barang-barang dari negeri jiran, 98 kasus pekerja migran ilegal dan menerima 45 senjata rakitan dari masyarakat perbatasan.(ANTARA FOTO/JESSICA HELENA WUYSA) KOMPAS.com - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila ( BPIP) mengusulkan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) untuk memasukan Pancasila sebagai mata pelajaran tersendiri pada kurikulum mendatang.  BPIP memandang Pancasila memiliki arti penting dalam pendidikan dan pembentukan karakter siswa.  “Masukan BPIP saat ini pendidikan Pancasila belum secara penuh masuk di kurikulum kita. Nanti itu kita bicarakan dalam konteks lebih lanjut untuk bisa mematangkan rencana ini,” kata Dirjen PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud Jum...

Wow... Kerennya Kampung Tematik

Gambar

Wow... Keren, Begini Cara Hadapi Pandemi Covid 19

Gambar

Kunjungan KNPI dan FKPPI di Kantor BPIP

Gambar

Musisi dan Seniman Siap Kolaborasi Dengan BPIP

Gambar
Webinar bertajuk "Membumikan Pancasila Melalui Seni dan Budaya." (Dok: Humas BPIP) Jakarta, Para musisi dan seniman siap berkolaborasi untuk membumikan Pancasila. Hal ini terungkap dalam diskusi seminar web bertajuk 'Membumikan Pancasila Melalui Seni dan Budaya' yang diselenggarakan oleh BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila), Sabtu (25/7). Diskusi virtual ini menghadirkan musisi-seniman peraih Ikon Prestasi Pancasila 2019 yakni Trie Utami, Slamet Rahardjo, dan Addie MS.  Wakil Kepala BPIP, Prof. Hariyono menilai seni dan budaya bukan sebatas penghibur, tetapi untuk membangun karakter bangsa. "Pancasila sebagai nilai leluhur bangsa umumnya dimiliki oleh para seniman, sehingga sangat langka seniman yang radikal dan intoleran. Ini yang harus ditanamkan kepada masyarakat," buka Hariyono. Hal ini diamini oleh Trie Utami. Pelantun Mungkinkah Terjadi ini bahkan merasa Pancasila perlu diaktualisasikan lagi.  "Selama ini yang saya laku...

Miliki Nilai Pancasila, BPIP Sebut Seniman Radikal-Intoleran Langka

Gambar
Foto/ilustrasi.ist JAKARTA - Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Hariyono mengingatkan bahwa seni bersifat universal. Seni bisa menembus semua lapisan masyarakat. Karena itu sangat tepat apabila seni dan budaya menjadi pintu masuk upaya pembumian nilai-nilai Pancasila. "Pancasila sebagai nilai leluhur bangsa umumnya dimiliki oleh para seniman, sehingga sangat langka seniman yang radikal dan intoleran. Ini yang harus ditanamkan kepada masyarakat," jelas Hariyono saat membuka seminar daring bertajuk ”Membumikan Pancasila Melalui Seni dan Budaya” di Deputi Hukum, Advokasi, dan Pengawasan Regulasi, Sabtu (25/7/2020). Di forum yang sama, Staf Khusus Dewan Pengarah BPIP Antonius Benny Susetyo mengatakan bagaimana pun seniman merupakan alat diplomasi dan pembangunan karakter.  Seniman merupakan penatar kehidupan yang mengajarkan harmoni. Mereka, lanjut Romo Benny, adalah manggala sejati yang menafsirkan Pancasila secara luar biasa lewat karya-k...

Seniman Siap Kolaborasi Untuk Membumikan Pancasila

Gambar
Para musisi dan seninan saat webinar dengan BPIP. (Foto: ist) RMco.id Rakyat Merdeka - Para musisi dan seniman siap berkolaborasi untuk membumikan Pancasila. Segala kreativitas diperlukan untuk menyatukan semua perbedaan di masyarakat.  Pandangan ini mengemuka dalam webinar 'Membumikan Pancasila Melalui Seni dan Budaya' yang diselenggarakan oleh Deputi Hukum, Advokasi, dan Pengawasan Regulasi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Sabtu (25/7). Diskusi virtual ini menghadirkan musisi-seniman peraih Ikon Prestasi Pancasila 2019 yakni Trie Utami, Slamet Rahardjo, dan Addie MS.  Wakil Kepala BPIP Hariyono menilai seni dan budaya bukan sebatas penghibur, tetapi untuk membangun karakter bangsa. "Pancasila sebagai nilai leluhur bangsa umumnya dimiliki oleh para seniman, sehingga sangat langka seniman yang radikal dan intoleran. Ini yang harus ditanamkan kepada masyarakat," buka Hariyono. Hal ini diamini oleh Trie Utami. Pelantun Mungkinkah Terjadi i...

Keberagaman Bagian Hidup Bangsa Indonesia

Gambar
Slamet Raharjo. (Ist) Jakarta - Membumikan Pancasila Melalui Seni dan Budaya menjadi topik diskusi dalam seminar web yang diselenggarakan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) tepatnya di Deputi Hukum, Advokasi, dan Pengawasan Regulasi, Sabtu (25/7/2020). Seminar ini dibuka Wakil Kepala BPIP, Hariyono. Dirinya menjelaskan bahwa seni dan budaya bukan sebatas penghibur tetapi juga membangun karakter bangsa. “Pancasila sebagai nilai leluhur bangsa umumnya dimiliki oleh para seniman, sehingga sangat langka seninman yang radikal dan intoleran. Ini yang harus ditanamkan kepada masyarakat,” jelas Hariyono. Selain itu, Hariyono juga menambahkan bahwa seni diperuntukan dan bisa menembus semua lapisan masyarakat. Musisi Addie MS, Penyanyi Trie Utami, dan Aktor Slamet Raharjo yang juga merupakan Ikon Prestasi Pancasila pada tahun 2019 menjadi Narasumber utama dalam seminar yang dihadiri lebih dari 100 orang peserta ini. Trie Utami mengutarakan bahwa Pancasila itu s...

Kesenian, Senjata Ampuh Bumikan Pancasila

Gambar
Slamet Rahardjo. (Foto: BeritaSatu Photo / Dina Fitri Anisa) Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Hariyono mengatakan, kesenian menjadi senjata ampuh untuk membumikan Pancasila di Indonesia. Sebab kesenian mampu menembus dan beradaptasi dengan berbagai lapisan masyarakat. “Pancasila sebagai nilai luhur bangsa Indonesia umumnya dimiliki para seniman, sehingga sangat langka seniman yang radikal dan intoleran. Ini yang harus ditanamkan kepada masyarakat," kata Hariyono saat menjadi pembicara pada webinar bertajuk “Membumikan Pancasila melalui Seni dan Budaya” yang diselenggarakan Deputi Hukum, Advokasi, dan Pengawasan Regulasi BPIP di Jakarta, Sabtu (25/7/2020). Pembicara lainnya adalah musisi Adhie MS, Trie Utami, dan aktor Slamet Rahardjo, yang juga merupakan Ikon Prestasi Pancasila tahun 2019. Hariyono mengatakan, seni dan budaya bukan sebatas penghibur tetapi juga berperan sebagai wahana untuk membangun karakter bang...

BPIP – UNHAN Jalin Kerjasama Implementasikan Nilai-nilai Pancasila

Gambar
Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D, (kanan) dan Laksamana Madya TNI Dr. Amarulla Octavian, S.T., M.SC., DESD (kiri) tanda tangani kerjasama.  Bogor, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) bersama Universitas Pertahanan (Unhan) melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Pelaksanaan Pembinaan Ideologi Pancasila, penandatanganan dilaksanakan oleh Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D, dengan Rektor Unhan Laksamana Madya TNI Dr. Amarulla Octavian, S.T., M.SC., DESD., bertempat di Gedung Auditorium Kampus Bela Negara, Kompleks IPSC-Sentul. Jum’at (24/7). Pada kesempatan tersebut, Kepala BPIP menyampaikan apresiasi bahwa Unhan sebagai Universitas yang dirancang khusus mendalami bidang Ilmu Pertahanan dengan visi menjadi World Class Defense University didukung dengan semangat Pancasila. “Unhan itu kampus yang dirancang khusus untuk mencetak anak bangsa, untuk itu BPIP sebagai badan...

BPIP Dan UNHAN Sepakati Nota Kesepahaman Tentang Pelaksanaan Ideologi Pancasila

Gambar
INAnews.co.id, Bogor – Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno mantan wakil Presiden RI ke 6 ini meski sudah sepuh masih terus semangat mengingatkan tentang pentingnya Pancasila yang merupakan sebagai indentitas NKRI. Try Sutrisno yang juga sebagai Wakil Ketua Dewan Pengarah BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila), tampak lancar dan lantang saat memberikan sambutan soal bela negara di momen Penandatanganan Nota Kesepahaman antara BPIP dan Universitas Pertahanan (Unhan). Pendidikan umum atau agama, kata Try, mencegah dampak buruk era kekinian. “Sebagai Ideologi terbuka, Pancasila bisa dikembangkan sesuai tantangan jaman. Pancasila ini produk. Syukurlah kita pada Tuhan, Indonesia ada Pancasila, hikmah bangkit setelah dijajah,” jelasnya. Nota kesepahaman tentang Pelaksanaan Pembinaan Ideologi Pancasila ditandatangani langsung oleh Kepala BPIP Yudian Wahyudi dan Rektor UNHAN , Laksda TNI Amarullah Octavian yang bertempat di Aula Serba Guna, Kampus UNHAN, di Bogor, Jumat 24...

Keberagaman Bagian Hidup Bangsa Indonesia

Gambar
Slamet Raharjo. (Ist) Jakarta - Membumikan Pancasila Melalui Seni dan Budaya menjadi topik diskusi dalam seminar web yang diselenggarakan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) tepatnya di Deputi Hukum, Advokasi, dan Pengawasan Regulasi, Sabtu (25/7/2020). Seminar ini dibuka Wakil Kepala BPIP, Hariyono. Dirinya menjelaskan bahwa seni dan budaya bukan sebatas penghibur tetapi juga membangun karakter bangsa. “Pancasila sebagai nilai leluhur bangsa umumnya dimiliki oleh para seniman, sehingga sangat langka seninman yang radikal dan intoleran. Ini yang harus ditanamkan kepada masyarakat,” jelas Hariyono. Selain itu, Hariyono juga menambahkan bahwa seni diperuntukan dan bisa menembus semua lapisan masyarakat. Musisi Addie MS, Penyanyi Trie Utami, dan Aktor Slamet Raharjo yang juga merupakan Ikon Prestasi Pancasila pada tahun 2019 menjadi Narasumber utama dalam seminar yang dihadiri lebih dari 100 orang peserta ini. Trie Utami mengutarakan bahwa Pancasila itu s...

Kesenian, Senjata Ampuh Bumikan Pancasila

Gambar
Slamet Rahardjo. (Foto: BeritaSatu Photo / Dina Fitri Anisa) Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Hariyono mengatakan, kesenian menjadi senjata ampuh untuk membumikan Pancasila di Indonesia. Sebab kesenian mampu menembus dan beradaptasi dengan berbagai lapisan masyarakat. “Pancasila sebagai nilai luhur bangsa Indonesia umumnya dimiliki para seniman, sehingga sangat langka seniman yang radikal dan intoleran. Ini yang harus ditanamkan kepada masyarakat," kata Hariyono saat menjadi pembicara pada webinar bertajuk “Membumikan Pancasila melalui Seni dan Budaya” yang diselenggarakan Deputi Hukum, Advokasi, dan Pengawasan Regulasi BPIP di Jakarta, Sabtu (25/7/2020). Pembicara lainnya adalah musisi Adhie MS, Trie Utami, dan aktor Slamet Rahardjo, yang juga merupakan Ikon Prestasi Pancasila tahun 2019. Hariyono mengatakan, seni dan budaya bukan sebatas penghibur tetapi juga berperan sebagai wahana untuk membangun karakter bang...

Kesenian, Senjata Kuat Bumikan Pancasila

Gambar
Tangkapan layar diskusi seminar web yang diselenggarakan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dengan tema "Membumikan Pancasila Melalui Seni", Sabtu (25/7/2020). (Sumber foto : Humas BPIP) JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Membumikan Pancasila Melalui Seni dan Budaya menjadi topik diskusi dalam seminar web yang diselenggarakan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) tepatnya di Deputi Hukum, Advokasi, dan Pengawasan Regulasi, Sabtu (25/7/2020). Wakil Kepala BPIP, Hariyono menjelaskan bahwa seni dan budaya bukan sebatas penghibur tetapi juga membangun karakter bangsa. "Pancasila sebagai nilai leluhur bangsa umumnya dimiliki oleh para seniman, sehingga sangat langka seninman yang radikal dan intoleran. Ini yang harus ditanamkan kepada masyarakat," katanya. Kelebihan seni sebagai media pembelajaran adalah sifatnya yang mampu menembus semua lapisan masyarakat. Berbagai media perantara telah dilakukan BPIP untuk mengarusutamakan Pancasila dalam...

Kesenian, Senjata Kuat Bumikan Pancasila

Gambar
Tangkapan layar diskusi seminar web yang diselenggarakan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dengan tema "Membumikan Pancasila Melalui Seni", Sabtu (25/7/2020). (Sumber foto : Humas BPIP) JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Membumikan Pancasila Melalui Seni dan Budaya menjadi topik diskusi dalam seminar web yang diselenggarakan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) tepatnya di Deputi Hukum, Advokasi, dan Pengawasan Regulasi, Sabtu (25/7/2020). Wakil Kepala BPIP, Hariyono menjelaskan bahwa seni dan budaya bukan sebatas penghibur tetapi juga membangun karakter bangsa. "Pancasila sebagai nilai leluhur bangsa umumnya dimiliki oleh para seniman, sehingga sangat langka seninman yang radikal dan intoleran. Ini yang harus ditanamkan kepada masyarakat," katanya. Kelebihan seni sebagai media pembelajaran adalah sifatnya yang mampu menembus semua lapisan masyarakat. Berbagai media perantara telah dilakukan BPIP untuk mengarusutamakan Pancasila dalam...

Unhan Bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Tanda Tangani Nota Kesepahaman Tentang Pelaksanaan Pembinaan Ideologi Pancasila

Gambar
Bogor – Universitas Pertahanan (Unhan) bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Pelaksanaan Pembinaan Ideologi Pancasila, penandatanganan dilaksanakan oleh Rektor Unhan Laksamana Madya TNI Dr. Amarulla Octavian, S.T., M.SC., DESD., dengan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D, bertempat di Gedung Auditorium Kampus Bela Negara, Kompleks IPSC-Sentul. Jum’at (24/7). Dalam Penandatanganan Nota Kesepahaman ini, BPIP didampingi oleh Wakil Presiden Indonesia ke-6 Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno selaku Wakil Ketua Dewan Pengarah, Sekertaris Dewan Pengarah Mayor Jenderal TNI (Purn.) Wisnu Bawa Tenaya, S.I.P., dan Wakil Kepala BPIP Prof. Dr. Hariyono, M.Pd. Rektor Unhan mengatakan, suatu kehormatan bagi Unhan menjadi mitra BPIP dalam mengembangkan Tridharma Perguruan Tinggi meliputi bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ga...